Seorang Honorer yang Jadi Tersangka Kasus Pembebasan Tanah Uning Sudah Diperiksa Polda

22D1DDB0-B011-4EE7-A919-4289FBB70DC6

Banda Aceh (2/4/2021)- Tersangka kasus dugaan pemalsuan dokumen terkait pengadaan tanah Uning Pegantungen Kec. Bies Araniko Alfalah hari ini telah menjalani pemeriksaan di Polda Aceh.

Hal ini disampaikan Tim Kuasa Hukum Araniko Alfalah, Budiman SH saat media ini meminta keterangan (2/4/2021).

Menurut Budiman, klainya telah diperiksa oleh Penyidik diruang Diskrimum Polda Aceh (1/2/2021) sebagai tersangka kasus dugaan pemalsuan surat.

“Terlebih dahulu kami sampaikan bahwa kami mendampingi Araniko secara sukarela (Pro Bono). Hal ini kami sampaikan agar tidak ada lagi fitnah kepada klien kami” Ujar Budiman.

Lebih lanjut kata Budiman, Klienya yang berstarus Honorer dari 2019 sampai dengan 2020 tersebut dihadapkan 14 (empat belas) pertanyaan.

Saat ditanya kenapa Klienya terkesan diseret dalam kasus ini, Budiman menyarankan pertanyaan ini sehurusnya ditanyakan ke Penyidik.

“Saya kira itu ranah Penyidik, silakan tanyakan kepada Penyidik atau langsung ke Dinas” Kata Budiman.

Terkait surat terbuka yang disampaikan ke Bupati, menurut Budiman hal itu adalah sikap Kliennya secara pribadi kepada atasanya dan ia menganggap bahwa hal itu sah-sah saja.

Baca Juga: Seorang Honorer Kirim Surat Ke Bupati Untuk Mencari Keadilan Terkait Setelah Ditetapkan Sebagai Tersangka

Budiman juga mengatakan bahwa Ia dan Araniko semoat menemui Sekda terkait persoalan ini agar dimediasi, namun sampai saat ini tidak menemukan solusi.

“Klien kami juga sempat memohon kepada Sekda Aceh Tengah untuk mendorong persoalan ini diselesaikan sehingga tidak ada lagi pihak pihak yang merasa dirugikan, tapi permintaan klien kami tidak digubris oleh Sekda” Ujarnya. [Az]

Komentar

Loading...