Kajati Lantik 10 Kajari, 2 Asisten dan 2 koordinator di Kejaksaan Tinggi Aceh

20210301-img-20210301-185457

TOSKOMI.COM II BANDA ACEH - Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh, Dr Muhammad Yusuf hari ini, Senin (1/3) melantik sejumlah pejabat eselon III dan 10 Kajari di lingkungan Kejati Aceh.

Mereka yang dilantik diantaranya Asisten Tindak Pidana Umum, Djamaluddin, Asisten Pengawasan, Zaidar Rasepta menggantikan Zullikar Tandjung.

Sedangkan Kajari yang dilantik yaitu Kajari Aceh Utara kini dijabat oleh Diah Ayu Hartati Listiyarini Iswara Akbari, menggantikan Pipuk Firman Priyadi,  Kajari Langsa kini dijabat oleh Viva Hari Rustaman menggantikan Ikhwan Nul Hakim lalu Kajari Aceh Jaya kini dijabat oleh Mardani menggantikan Chandra Saptaji.

Selanjutnya Kajari Aceh Timur kini dijabat oleh Semeru menggantikan Abun Hasbulloh Syambas, Kajari Aceh Barat kini dijabat oleh Firdaus, menggantikan M. Muh. Rukhsal M. Assagaf, kemudian Kajari Aceh Tengah kini dijabat oleh Yovandi Yazid, menggantikan Nislianudin.

Kemudian Kajari Simeulue kini dijabat oleh R. Hari Wibowo menggantikan Muhammad Anshar Wahyudin, Kajari Aceh Selatan kini dijabat oleh Heru Anggoro menggantikan Fajar Mufti. Kajari Subulussalam kini dijabat oleh Mayhardy Indra Putra menggantikan Mhd. Alinafiah Saragih dan Kajari Gayo Lues kini dijabat oleh Ismail Fahmi menggantikan Bobbi Sandri.

Sementara itu 2 koordinator yang dilantik yaitu Erawati dan Mohammad Anggidigdo. Dalam sambutannya, Kajati Aceh menyampaikan bahwa prosesi pengangkatan, penempatan, dan alih tugas pejabat di lingkungan Kejaksaan bukanlah merupakan kegiatan yang bersifat rutinitas, tetapi lebih merupakan wujud kepekaan institusi dalam menjaga eksistensi organisasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan pelayanan hukum seiring perkembangan zaman. 

Kajati Aceh berharap kepada pejabat yang dilantik untuk dapat segera beradaptasi di lingkungan kerja yang baru serta mempelajari dan menyelesaikan berbagai persoalan di tempat tugas masing-masing, serta melakukan identifikasi terhadap permasalahan yang ada, guna akselerasi pelaksanaan tugas. Khusus untuk Kajari yang baru, Kajati menekankan setiap akhir tahun akan dilakukan evaluasi kinerja khusus dibidang Pidsus, setiap penanganan perkara Tindak Pidana Korupsi harus memperhatikan kualitas serta lakukan optimalisasi penyelamatan kerugian negara. (AJNN)

Komentar

Loading...