Dokter Spesialis Gugat Hardi Yanis Atas Dugaan Perbuatan Melawan Hukum

20200807-images-1

TOSKOMI.COM|| Takengon (7/12/2020)- Dokter spesialis Kandungan, dr. Muhammad Yusuf menggugat Dr. Hardi Yanis, SP. PD Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Datu Beru dengan dugaan perbuatan melawan hukum.

Informasi tersebut diperoleh dari laman Sistem Informasi P (SIPP) yang diakses Rabu (2/12/2020).

Dalam gugatan Nomor 20/Pdt.G/2020/PN Tkn M. Yusuf menuntut Pengadilan Negeri menyatakan perbuatan Hardi Yanis telah melakukan perbuatan melawan hukum onrechtmatige daad.

Menuntut tergugat (dr. Hardi Yanis) meminta maaf cetak maupun online selama tiga kali bertutut-turut.

Menghukum Tergugat untuk membayar kerugian materiil yang dialami Penggugat  sebesar Rp.14.996.450.000,- (empat belas milyar sembilan ratus sembilan puluh enam juta empat ratus lima puluh ribu rupiah) dan kerugian moril  sebesar Rp. 50.000.000.000,- (lima puluh milyar rupiah) secara tunai dalam perkara ini seketika sejak putusan ini diputuskan

Hardi Yanis Bungkam

Saat dimintai tanggapan soal perkara ini Hardi Yanis belum menjab apapun, beberapa kali ditelfon tidak menjawab, saat ditanya melalui pesan whatsapps meski sudah membaca, namun tidak membalas.

Akibat Rotasi Jabatan

Beberapa sumber yang tak ingin disebutkan namanya menyebutkan bahwa persoalan ini merupakan ekses dari rotasi jabatan yang dilakukan di RSU DB, atas dasar tersebut dr. Yusuf disebut tidak terima.

Sementara menurutnya persoalan ini pernah juga dilaporkan ke Polres Aceh Tengah, sampai pernah dimediasi.

Media ini tengah berupaya mengkonfirmasi Kuasa Hukum Penggugat (dr. Muhammas Yusuf) untuk mengetahui duduk perkara ini.

Sementara informasi yang diperoleh dari laman Pengadilan Negeri Takengon sidang pertama perkara ini dijadwalkan akan berlangsung senin 14 Desember 2020. [Az]

Komentar

Loading...