Proyek Gedung Kejaksaan Aceh Tengah Menanti Korban

IMG-20200831-WA0017

TOSKOMI.COM II ACEH TENGAH - Pembangunan gedung Kejaksaan Negeri Aceh Tenggah di jalan Yossudarso ini sangat tidak menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat penguna jalan.

Pasalnya, tumpahan matrial tanah berserakan di badan jalan dari truck pengangkut tanah timbun yang tidak menggunakan pengaman. Jika kurang hati hati bisa beresiko hilang nyawa, bagi pengguna jalan sewaktu waktu bisa terjadi insiden.

Syukur, salah seorang pengguna jalan mengatakan, “seharusnya pembangunan gedung kejaksaan ini dapat mematuhi aturan. Saya sangat tergangu dengan tanah yang berserakan di jalan, bila musim panas abu nya menganggu pernafasan. Sangat rawan disaat hujan, bisa tergelincir karna badan jalan licin. Seharusnya kontraktor memikirkan keselamatan pengguna jalan, jangan hanya memikirkan keuntungan saja. Apalagi yang dibangun kantor Jaksa, ini kan membawa nama aparat penegak hukum. Apa karna bawa nama Kejaksaan sehingga kontraktor bisa sesuka hatinya tanpa mengikuti aturan yang ada, heran saya” tegas Syukur penuh kesal.

Menanggapi permasalahan ini Sukurdi ST yang berprofesi sebagai konsultan memaparkan” seharusnya proyek besar ada SMK3 nya apalagi menurut desas desus di masyarakat yang kita dengar menggunakan dana APBK kabupaten Aceh Tengah. Kalau dilihat dari luar jelas-jelas mengganggu pengguna jalan dan tidak terlihat adanya rambu-rambu lalu lintas dan lainnya. Termasuk plang nama proyek, padahal itu wajib dipasang disetiap kegiatan. Saya secara pribadi mempertanyakan ada apa degan tidak dipasang plang proyek seharusnya dipublikasikan adanya pembangunan. Bagaimana fungsi konsultan pengawas dalam kegiatan pembangunan gedung kejaksaan ini, seharusnya ia mengawasi kesalahan-kesalahan seperti ini agar tidak terjadi image buruk dengan konsultan pengawas,” ujar nya

Pengguna jalan yang melintas di jalan Yossudarso berharap agar pelaku yang mengabaikan keselamatan penguna jalan dapat segera memperbaiki kinerjanya, demi keselamatan masyarakat (D23/er)

Komentar

Loading...