Pansus Tambang Menuai Badai

DEB51930-47B6-4B38-8A7F-195E05A842D9

TOSKOMI.CO|| Takengon (7/7/2020)- Sekelompok orang yang didominasi oleh mahasiswa menggatasnamakan diri Gempa (Gerakan Melawawan Lupa) menggelar aksi didepan kantor DPRK Aceh Tengah mempertanyakan kinerja Panitia Khusus (Pansus) Tambang PT. Linge Mineral Resource.

Pansus terbentuk akibat adanya gelombang penolakan rencana eksploitasi PT. Linge Mineral Resources di Gunung Abong Kecamatan Linge. Gelombang penolakan tersebut juga muncul diberbagai kota kota besar Seperti Banda Aceh, Lhoksemawe, Takengon sampai ke Medan Sumatra Utara.

Koordinator Gempa, Agus dalam orasinya mensinyalir bahwa Pansus Tambang tidak pernah bekerja dan menyampaikan hasil kerja kepada publik. 

“Ini semua bulshit, tim pansus harus memberikan tanggapan atau kalau tidak bubarkan saja” kata Agus.

Hal senada juga diungkapkan oleh Badri, menurutnya Pansus Tambanh hanyalah produk akal-akalan DPRK. Dalam perjalanannya Pansus hanya membentuk tim 9 untuk menyelenggarakan seminar. 

Badri juga diketahui sebagai salah satu dari tim 9, Badri menyatakan keluar dari tim tersebut lantaran bertentangan dengan hati nurani.

Aksi yang dilakukan tersebut berlangsung alot, aparat gabungan yang terdiri dari Pihak Kepolisian dan Satpol PP mengamankan proses tersbut.

Sejumlah anggota dewan tampak menyambut kehadiran para pendemo, tambah beberapa diantara mereka mendengarkan tuntutan dengan saksama.

Komentar

Loading...