Pegawai Puskesmas Ketapang Mogok Kerja Hingga Rentetan Pelayanan Masyarakat Yang Terabaikan

IMG-20200704-WA0034

TOSKOMI.COM II ACEH TENGAH - Nenek warga ketapang linge Bidah (87) tiba di RSUD Datu Beru Takengon pagi ini sabtu 04/07/2020.
Bidah akhirnya sampai di Rumah sakit pukul 10:30 WIB  di antar memakai ambulance milik puskesmas ketapang nusantara linge yang sempat di kabarkan sedang rusak.

Bidah yang disopiri langsung oleh salah satu keluarganya tampa di dampingi petugas puskesmas itu, setibanya di RSUD Datu beru langsung mendapatkan pertolongan intensif dari para petugas, nenek 87 tahun ini di kabarkan tidak tersentuh pertolongan dari pihak  puskesmas ketapang nusantara linge tersebut kini telah menjalani perawatan di ruangan teratai RSUD Datu Beru takengon, Pada saat ditemui langsung oleh tim toskomi.com di ruangan tersebut Bidah terlihat sangat lemah dan tidak berdaya.

Saat di ruangan tim langsung disambut oleh keluarga korban mahmudin anak kandung korban yang sekaligus mukim di daerah singah mata ketapang linge.

Mahmudin dengan raut wajah yang sedih menuturkan sangat kecewa dengan pelayanan yang ada di puskesmas ketapang nusantara linge tersebut terhadap masyarakat di daerah itu sendiri.

Beliau meminta kepada pemerintah daerah dan dinas yang menaungi puskemas tersebut agar bertindak cepat mengevalusai kinerja kepala sekaligus staf puskesmas ketapang nusantara linge tersebut agar tidak ada lagi masyarakat yang menjadi imbasnya dan fungsinya lebih bermanfaat bagi masyarakat ketapang sendiri.

Tim toskomi.com juga telah menghimpun isu ada permasalahan internal antara staf dan kepala puskesmas hingga menyebabkan mogok kerja seperti sekarang ini.

Abdullatif wakil kepala puskesmas ketapang nusantata linge saat di wawancarai via telpon juga membenarkan ."memang ada masalah internal antara kami dan kepala puskesmas Ketapang yang mana menurut kami aturan yang di buat oleh kepala puskesmas sangat otoriter hingga kami melakukan mogok kerja di puskesmas Ketapang hingga mengakibatkan pasien atas nama ibu bidah tidak dapat kami layani, dan untuk ini hari ini Sabtu 4/7 kami sudah mulai aktif lagi di puskesmas ketapang, ungkapnya.

Terkait konflik internal di tubuh puskesmas ketapang itu sendiri mahmudin selaku keluarga korban dan juga mukim berharap agar cepat di atasi oleh kepala dinas kesehatan jayusman dan bupati aceh tengah Drs Shabela Abubakar agar persoalan ini tidak bertele-tele seperti sekarang, mahmudin juga saat di wawancarai menyampaikan pesan dari wakil kepala puskesmas abdullatif yang disampaikan kepadanya, jika dinas kesehatan yang membawahi langsung puskesmas tersebut dan bupati selaku kepala daerah tidak memindahkan kepala puskesmas tersebut abdullatif dan staf lainnya akan tetap melakukan mogok kerja. (Dedi Ar)

Komentar

Loading...