Virus Corona Dilupakan, Masyarakat Aceh Tengah Berbondong-Bondong Serbu Pasar Juga Toko Belanja Kebutuhan Lebaran

IMG_20200521_123217_459_1590039173841

TOSKOMI.COM II Aceh Tengah (Kamis 21 Mei 2020) Seperti kita ketahui bersama saat ini pemerintah pusat dan daerah masih terus berjuang melawan ganas nya wabah covid-19 yang masih berlangsung.

Tak bisa dipungkiri Warga aceh tengah saat ini tentunya juga terkena imbas wabah covid-19 ini, tapi kenyataan di lapangan menjelang idul fitri 1441 H pada masa covid-19 ini  tak mempengaruhi masyarakat berbondong-bondong berbelanja kebutuhan lebaran seperti baju dan lainnya.

Pantauan media ini dilapangan, menjelang dua hari lebaran idul fitri masyarakat menyerbu pasar juga toko-toko yang ada di kawasan jalan lintang dan pasar inpres untuk belanja kebutuhan lebaran, bahkan diruas kedua jalan tersebut kerap terjadi kemacetan hingga berdesak-desakan.

Tetapi sayang nya sebagian masyarakat yang datang dari segala penjuru di wilayah aceh tengah untuk berbelanja tersebut mengabaikan aturan dan anjuran pemerintah untuk wajib memakai masker dan terapan sosial distancing.

Sementara itu Kasat Pol PP dan WH aceh tengah Sahrial Afri SH, MH  saat di wawancarai Toskomi.com melaui via handphone menjelaskan bahwa beliau dan anggotanya telah sering turun ke jalan dan memberi himbauan  kepada pedagang di toko, pasar dan para pengunjung untuk menaati aturan maupun anjuran pemerintah, tak hanya itu beliau juga mengatakan telah melakukan tindakan bagi pedagang dan pelaku usaha yang beberapa waktu lalu tak menaati aturan dan ajuran pemerintah dalam memberantas wabah covid-19 ini.

''Himbauan sudah sering kita lakukan, untuk mewajibkan para pengunjung dan pedagang juga pelaku usaha untuk menghindari keramaian, memakai masker dan menerapkan sosial distancing, saya juga telah mengingatkan para pedagang dan pelaku usaha agar menyediakan tempat cuci tangan diluar toko-toko maupun pintu masuk tempat usaha mereka, bahkan kami telah membagikan masker kepada pengunjung pasar dan toko-toko, tetapi pada saat ini memang kesadaran masyarakat juga pedagang maupun pelaku usaha tentang aturan memutus mata rantai covid-19 di aceh tengah ini masih minim, untuk menaati aturan pun berat, hal itu kita serahkan kepada pribadi individu masing-masing saja untuk lebih waspada juga menaati aturan pemerintah tentang sosial distancing dan wajib memakai masker" ungkap Sahrial Apri saat di wawancarai.

Namum sahrial mengatakan pihaknya akan terus melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menaati aturan pemerintah aceh tengah dalam memutus mata rantai penyebaran wabah virus corona ini.

Saat ini diketahui seluruh indonesia hampir 20 ribu orang terpapar virus ganas tersebut, bukan tak mungkin jika kurangnya kesadaran masyarakat di daerah aceh tengah tentang bahanya virus ini tentunya akan ada korban-korban baru yang muncul kedapan nantinya, masyarakat aceh aceh tengah pada khusunya untuk bisa lebih meningkatkan kewaspadaan dengan tidak mengabaikan aturan dan anjuran pemerintah yang saat ini dibuat, guna untuk bersama memerangi wabah virus corona/ covid-19 yang sangat ganas ini. ( Dedi A )

Komentar

Loading...