“CINTA SEGI TIGA” PT.LMR Bantu APD & di Sambut Bupati Aceh Tengah, Bukti Eksistensi PT.LMR di Gayo

Screenshot_20200427-155809_Facebook

TOSKOMI.COM || ACEH TENGAH - Manager Government Relations dan Project Compliances PT. Linge Mineral Resource, Bakrie Group Ahmad Zulkarnain, menyerahkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) dan alat kesehatan lainnya kepada Ketua Gugus Tugas Covid-19 Aceh Tengah, Drs. Shabela Abubakar, Senin 27 April 2020.

Manager Government Relations dan Project Compliances PT. Linge Mineral Resource (LMR) Ahmad Zulkarnain, menyatakan pemberian bantuan ini merupakan bentuk kepedulian kami dalam penanganan penyebaran Virus Corona Disease 2019 (Cobid-19) di Aceh Tengah yang disalurkan melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Ahmad Zulkarnain merinci bantuan yang diberikan yakni 80 Pcl APD hazmat suit, 20 face shield dan 10 Liter bibit Disinfektan yang dapat diracik menjadi 2.500 Liter Disinfektan.

“Kami berharap bantuan ini dapat membantu para tenaga medis di Kabupaten Aceh Tengah dalam menangani Cocid-19,” ujarnya.

Bupati Aceh Tengah dalam keterangannya menyampaikan, bantuan APD ini sangat bermanfaat bagi kami yang akan kita distribusikan kepada petugas-petugas kesehatan di RSUD Datu Beru sebagai garda depan penanganan covid-19.

“Mudah-mudahan bantuan ini kita bisa cepat distribusikan dan sangat bermanfaat bagi tim medis yang menangani Covid-19. Saya ucapkan terima kasih, mudah-mudahan kita terus berdo’a supaya covid-19 ini segera selesai di Kabupaten Aceh Tengah, di Indonesia dan juga di dunia,” tegas Shabela.

Seperti diketahui, PT LMR ini merupakan perusahaan yang akan melakukan ekpoitasi emas atau pengetukan emas di bumi Linge, yang menimbulkan sejumlah protes dari hampir seluruh urang Gayo. (Lintasgayo.co)

Dedi Purnawan koordinator GeRAK Gayo saat di wawancarai merasa terkejut dengan kehadiran perwakilam PT.LMR yang menyerahkan bantuan APD ke Bupati aceh tengah.

"Ya merasa heran aja saya kira PT.LMR itu sudah pulang kampung, karena sebelumnya di beberapa media juga ada pernyataan Plt Gubernur bahwa beliou tidak pernah memberikan izin".

Lanjut Dedi, Direktur Jenderal Mineral dan Batu-Bara (Dirjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sudah menghentikan sementara Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT LMR.

"Penghentian itu sesuai dengan Surat Nomor 705/30.07/DJB/2019, tertanggal 12 Maret 2019".

Dan untuk perwakila PT.LMR Apakah baru datang ketangon atau memang sudah menetap di Aceh Tengah, kalaulah baru datang di takengon apakah perwakilan PT.LMR tersebut sudab di Karantina terlebib dahulu.

Kita selalu sambut baik niat siapapun selagi itu memang baik, namun perlu di ingat dalam situasi saat ini adanya Virus Corona tentu semua pihak harus berhati hati terutama Bapak Bupati apalagi kantor pusat PT.LMR itu kan di Jakarta.

Atas kehadiran perwakilan PT.LMR di takengon memberika bantuan APD ini justru mebuat kaget seluruh elemen yang menolak Eksploitasi Emas di Linge, sehingga semacam ada hubungan Gelap atau Cinta Segi Tinga, sehingga sulit untuk di baca pergerakan PT.LMR ini dalam mewujudkan izin ekspolitasi. Tutup Dedi Purnawan Koordinator Gerakan Anti Korupi (GeRAK ) Gayo ini. (A1)

Komentar

Loading...