Dinilai Tidak Trasparan Dalam Perekrutan Tenaga Kontrak

Jayusman Diminta Dicopot

2DA92D4D-0D53-43C1-9FAF-842395E1B0DA

TOSKOMI.COM|| Takengon (30/1/2019)- Dinilai tidak transparan terkait perekrutan Tenaga Kontrak dengan Perjanjian Kerja, warga meminta kepala Dinas Kesehatan dicopot.

Hal itu disampaikan Harjuliska kepada media ini (29/1/2019).

Menurut Harjuliska perekrutan tenaga kontrak dengan Perjanjian Kerja tersebut tidak terbuka, indikasinya bahwa diduga tidak disebarlauaskan ke media-media baik itu nasional maupun lokal.

Lebih lanjut menurut Harju dirinya kecewa karena tidak diberikan kesempatan untuk mengabdi di Kabupaten Aceh Tengah. 

Menurut beberapa sumber yang tidak ingin disebutkan namanya menyebutkan beberapa formasi dan kualifikasi yang dibuka meliputi;

Dan waktu pendaftaran telah dibuka 13 sd 18 Januari 2020. Sedangkan seleksi berkas 20 s/d 21 Januari 2020, sedangkan Ujian tertulis 22 Januari 2020 dan Ujian Komputer 23 s/d 24 Januari 2020 serta diumunkan 27 Januari 2020.

Harjuliska juga mensinyalir pola perekrutan ini memiliki kejanggalan dan terkesan ditutup-tutupi atau dengan kata lain terindikasi hanya untuk orang dalam. Karena menurutnya pengumuman yang dilakukan hanya 5 hari dan jangka waktu sampai pengumuman hanya 14 hari.

Padahal menurutnya banyak alumni alumni kesehatan yang berada di kampung-kampung yang terpaksa tidak bisa ikut dalam perekrutan. Harjuliska  meminta agar Bupati Aceh Tengah untuk membatalkan ujian tersebut serta meminta Kepala Dinas Kesehatan untuj dicopot.

Sementara dalam kesempatan berbeda Kepala Dinas Kesehatan Aceh Tengah, dr. Jayusman saat dimintai tanggapan lewat sambungan telefon membatah hal tersebut dengan dalih telah mengumunkan pemumuman tentang Perekrutan Tenaga Kontrak dengan Perjanjian Kerja Tersebut.

“Kita telah mengumkan di Kantor Dinas Kesehatan dan Lewat Whatsapp” Kata Jayusman.

Namun saat ditanya apakah Pengumuman tersebut diumunkan di media-media penyebarluasan informasi Jayusman mengaku tidak ada.

Jayusman juga mengklaim banyak peserta yang melakukan seleksi tersebut, dan saat ditanya dimana ujian dilakukan, Jayusman memberikan informasi bahwa berlokasi di Dinas Kesehatan. [Az]

Komentar

Loading...