1.225 Warga Aceh Tengah Mundur Dari PKH Sebagian Malu Rumah Ditempel Stiker

3BB751A3-8D2C-438E-95D8-B312A9AA23C0

TOSKOMI.COM|| Banda Aceh (24/1/2019)-Sejumlah 1.225 Orang Warga Aceh Tengah menyatakan mundur dari peserta program keluarga harapan (PKH) lantaran tak ingin rumahnya ditempel stiker keluarga miskin. 

Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Aceh, Drs. Al Hudri yang dilansir dari Serambi News (24/1/2019).

Menurut Al Hudri totol keseluruhan sebanyak 13.026 orang dinyatakan mundur dari program PKH dan Aceh Tengah merupakan Kabupaten dengan jumlah tertinggi dari jumlah semula 9.639 Orang. Sedangkan peringkat kedua disusul Bener Meriah sebanyak 1.083 orang dari total 7.662 Orang. Kemudian disusul Kab. Bireun sebanyak 1.062 dari 28.093.

Al Hudri mengklaim ada banyak faktor mereka menyatakan mundur salah satubya usaha yang digelutinya mengalami progres kemajuan. 

Sedangkan menurut Kepala Bidang PKH Dinas Sosial Aceh, Bani ada juga yang mundur karena malu rumahnya ditempeli stiker penduduk miskin lantaran sejak tahun 2020 mengharuskan ketentuan bahwa penerima PKH harus ditempel stiker penduduk kurang mampu karena sejatinya PKH diperuntukkan untuk mereka yang miskin.

Al Hudri juga menggungkapkan bahwa total bantuan sembako di Aceh untuk Program PKH tahun ini nilainya Rp. 659 milyar untuk 366.434 Kepala Keluarga. Sementata bantuan PKH mencapai 1,1 Trilyun untuk 282.672 orang. [Az]

Komentar

Loading...