Diduga Direktur Perusahaan Sedang Menjalani Proses Hukum di Banda Aceh Kasus Korupsi

Paket Jalan 5 Milyar Kualitas Buruk, Diduga Negara Rugi Mencapai Milyaran

PhotoGrid_1571293451662

TOSKOMI.COM || ACEH TENGAH -Paket Pembangunan jalan Sp.Kemili – Belangmancung dengan nilai anggaran 5 Milyar Rupiah syarat permainan dengan Oknum dinas PUPR Aceh Tengah.

Kegiatan peningkatan jalan dengan mengunakan sumber anggaran dari DOKA Kab.Aceh Tengah tahun 2019 ini syarat dengan tindakan penyimpangan sehingga akan berunjung pada prilaku melawan hukum akibat dari kerugian keuangan negara.

GeRAK menilai PPTK dan Pengawas adalah pihak yang paling bertanggungjawab bila matrial ini tidak di perbaiki, objek pembangunan peningkatan jalan tersebut yang di bangun oleh CV.Gayo Indah sebagai pelaksana dan CV. KEMBAR Konsultan sebagai pengawas pekerjaan yang bernilai Milyaran.

Menurut laporan GeRAK Gayo bahwa dari segi matrial banyak menemukan batu lolos di atas 50 % dan dari segi ketebalan matrial juga masih jauh dari yang seharusnya.

Sehingga atas perbuatan para rekanan yang diduga kuat ada permufakatan dengan oknum Dinas PUPR Aceh Tengah bersama Pengawas untuk kemudian meloloskan matrial yang tidak sesuai speak ini negara telah di rugiakan Milyaran Rupiah setelah kita hitung dengan kajian Tim GeRAK berdasarkan Fakta Lapangan.

GeRAK dalam waktu dekat akan menyurati pihak Dinas PUPR aceh tengah guna melengkapi barang bukti, bila mana nanti memenuhi unsur perbuatan melawan hukum atas tidak pidana korupsi maka GeRAK Akan melaporkan pihak pihak yang di anggap terlibat.

GeRAK Gayo menghimbau kepada pihak dinas PUPR terutama PPTK agar tidak berbuat curang karena saat ini dengan peraturan yang baru ASN yang terlibat dan terbukti melakukan tindak pidana korupsi akan dipecat secara tidak hormat.

GeRAK Gayo juga menduga ada keterlibatan oknum aparat penegak hukum atas pekerjaan paket tersebut.

Kehadiran TP4D di aceh tengah juga tidak memberikan rasa aman atas penggunaan uang negara, sehingga terkesan ada pembiaran sehingga ini akan berakibat pada kerugian keuangan negara.

Sementara itu CV.Gayo Indah diduga direktur perusahaan tersebut sedang menjalani proses hukum terkait tindak pidana korupsi di pengadilan tindak pidana korupsi di Banda Aceh atas kasus Pematangan Lahan Sekolah Dasar (SD) Paya Ilang Kecamatan bebesen. (A1)

Komentar

Loading...