Kopi Gayo Dituding Mengandung Zat Kimia

DPRK Bener Meriah Desak Bupati Lakukan Langkah Kongkrit

52106214-F556-4BA8-9187-D9D369701D16

TOSKOMI.COM|| Takengon (11/10/2019) -Gayo Merdeka Mensinyalir Ada Permainan Isu dibalik permainan kopi perusahaan eksportir kopi dengan maksud membeli kopi dengan harga yang murah.

Hal ini disampaikan Aktivis Gayo Merdeka, Yusuf Sabri lewat siaran persnya kepada media ini (11/10/2019).

Yusuf menghimbau kepada Koperasi kopi di seluruh Aceh Tengah dan Bener Meriah terbuka kepada masyarakat mengenai siapa buyer yang telah menolak kopi karena alasan tidak organik.

Lebih lanjut menurut Yusuf Sabri, tata kelola dan pembinaan petani kopi selama ini buruk. Misalnya Koperasi selama ini tidak membedakan harga antara kopi organik dan kopi non organik. Kemudian koperasi juga tidak memberikan informasi mengenai kreteria kopi yang diminta oleh buyer sebagaimana kontrak yang dibuat karena selama ini Koperasi lebih memfokuskan diri kepada kuantitas kopi karena mempertimbangkan kuota dari kontrak sehingga mengenyampingkan aspek kualitas.

Menurutnya beberapa Koperasi selama ini  tidak maksimal melakukan pembinaan terhadap petani kopi. Misalnya saja terhadap petani tidak menggunakan hebrisida dan pupuk kimia juga tidak pernah mendapatkan pembinaan yang susteinable sehingga mereka juga akhirnya menggunakan bahan-bahan kimia untuk menggenjot produksi.

Padahal menurut Yusuf, konpensasi yang didapatkan oleh Petani yang diberikan oleh Buyer melalui Koperasi sebenarnya harus ada namun sayangnya Koperasi-koperasi belum terbuka mengenai hal ini. Oleh karena itu Yusuf menantang Koperasi untuk terbuka soal dana Premium Fee.

Yusuf mensinyalir bahwa isu buyer menolak pengiriman kopi adalah skema permainan para tengkulak kopi dengan asumsi bahwa hal itu dapat memuluskan koperasi untuk membeli kopi dengan harga murah dari petani.

Pemerintah Daerah Diminta Bersikap

Yusuf juga mendesak kepada Bupati Aceh Tengah, Bupati Bener Meriah dan Bupati Gayo Lues untuk mengambil sikap tegas mengenai hal ini.

Yusuf berharap Pemerintah melakukan investigasi mengenai informasi yang berkembang dan melakukan audit terhadap penerimaan premium fee atau kewajiban-kewajiban seharusnya yang dilakukan Perusahaan terhadap pembinaan petani. Karena hal itu berdampak serius bagi roda Perekonomian Aceh Tengah. 

DPRK Bener Meriah Desak Bupati Ambil Langkah Kongkrit

Senada dengan hal itu, Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Bener Meriah juga meminta Bupati Bener Meriah, Tgk. H. Sarkawi untuk mengambil langkah kongkrit terkait persoalan tudingan kopi gayo mengandung zat kimia Glyphosate.

Hal itu disampaikan Ketua DPRK Bener Meriah, Darwinsyah lewat surat 170/.../DPRK tertanggal 11/10/2019.

Baca Juga: Koperasi Jujurlah..!!!

Darwin berpandangan bahwa saat ini kopi merupakan urat nadi perekonomian masyarakat Bener Meriah, sehingga perlu penanganan yang ekstra cepar untuk mengantisipasi turunnya harga jual komoditi kopi. [Az/Ys]

http://toskomi.com/2019/10/11/gayo-merdeka-ada-permainan-koperasi-pemerintah-jangan-tinggal-diam/

Komentar

Loading...