Bener Meriah “Daerah Termiskin” dan Titah Abuya Kepada Reje Kampung

Plt Bupati BM Sarkawi

TOSKOMI.COM|| Redelong (6/9/2019)- Kabupaten Bener Meriah ditetapkan sebagai salah satu Daerah penyumbang kemiskinan Ke-3 di Provinsi Aceh setelah Abang kandungnya Gayo Lues dan Aceh Singkil menurut data BPS.

Kemiskinan tersebut memang menjadi tamparan telak daerah penghasil kopi terbaik di dunia tersebut. Bagaimana tidak, melihat alat produksi berupa lahan kebun yang produktif sepertinya tidak mungkin daerah tersebut masuk kedalam katagori daerah miskin.

Ditambah dengan alokasi Dana Otsus yang tidak dimiliki daerah di provinsi lain seharusnya dapat membuat lompatan-lompatan di Kabupaten pemekaran dari Aceh Tengah tersebut terjadi.

Belum lagi secara umum Dana Desa yang rutin disuplai Pemerintah Pusat tiap tahun anggaran seharusnya dapat menyelamatkan wajah Kabupaten Bener Meriah dari zona kritis tersebut.

Variabel-variabel tersebut seharusnya dapat dikonfersikan sebagai modal Bener Meriah berdaulat secara ekonomi. Saat ini semua pihak berkilah dengan penetapan indkator kemiskinan yang sering dijadikan alat untuk kemiskinan tersebut tidak objektif.

Menyadari hal itu, Bupati Bener Meriah, Tgk. H. Sarkawi saat memberikan arahan dalam pelantikan 96 Reje Kampung se Bener Meriah di Gedung GORS Sabtu (5/10/2019) mengajak Pemerintah Kampung juga untuk hadir menyelamatkan Kabupaten Kaki Burni Telong tersebut.

Sarkawi menuntut agar Reja Kampung tidak jor-joran dalam melakukan pembangunan fisik, namun lebih menggiring ke ekonomi produktif.

Salah satu indikator kemiskinan adalah ketidak-tersediaan WC di rumah-rumah warga dan sumber air minum, Kata Abuya.

Perkara tempat buang air ini menjadi perhatian, selain sebagai indokator kemiskinan ketidaktersedisan WC ini sedikit banyaknya berpengaruh pada aspek kesehatan. Beberapa penelitian menunjukkan sanitasi yang buruk berdampak kepada masalah sunting yang kini menjadi pusat perhatian Pemerintah nasional dan lagi-lagi Kabupaten Bener Meriah menjadi daerah rawan.

Kehadiran Pemerintah Kampung dihadapkan dapat melakukan pembinaan terhadap wargannya untuk membangun WC di rumah rumah pribadi. [Az]

Baca Juga: Abuya Lantik 96 Reje

Komentar

Loading...