Kasus Irwandi Yusuf Akan Ada Pengembangan

Gerak Gayo Hadiri Diskusi Bersama Ketua KPK RI di Banda Aceh

FB_IMG_1566832067574

TOSKOMI.COM || BANDA ACEH - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Raharjo mengatakan kalau pihaknya tetap melakukan pengembangan terhadap perkara yang ditangani, termasuk kasus korupsi dana Otsus Aceh yang melibatkan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf dan Bupati Bener Meriah, Ahmadi.

"Pasti selalu melakukan pengembangan, tapi pengembangan itu juga terkait dengan alat bukti yang ada," kata Agus Raharjo kepada wartawan usai mengisi materi di Sekolah Anti Korupsi Aceh (SAKA), Senin (26/8).

Agus menyampaikan, untuk saat ini dirinya memang belum menerima laporan terbaru sudah sejauh mana pengembangan yang dilakukan para penyidik.

"Saya belum dapat laporan yang paling baru mengenai pengembangannya kemana, tetapi setiap ada keputusan pasti ada laporan pengembangan penyidikan juga hasil persidangan," tuturnya.

Selain itu, Agus juga menanggapi terkait wacana Irwandi Yusuf melakukan kasasi setelah adanya putusan banding. Kata dia, pengadilan sudah memiliki semua alat bukti yang telah disampaikan. Karena itu, proses hukumnya akan terus diikuti.

"Kita ikuti aja proses hukumnya. Dipengadilan kan sudah ada alat bukti yang disampaikan, pengadilan sudah memutuskan, kalau beliau belum puas ya hukum memang memberikan fasilitas untuk itu," pungkas Agus.

Seperti diketahui, dalam kasus suap dana DOKA, Gubernur Aceh non aktif Irwandi Yusuf dihukum 7 tahun penjara oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta.

Setelah itu dilakukan upaya banding. Namun Pengadilan Tinggi Jakarta menambah hukuman terhadap Irwandi menjadi 8 tahun kurungan, dan mencabut politiknya selama 5 tahun.

Tak terima atas keputusan tersebut, Irwandi dikabarkan bakal menempuh jalur hukum selanjutnya yakni melakukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA). (AJNN.NET)

Komentar

Loading...