Plafon RSU Datu Beru Ambruk, Polisi Diminta Periksa Rekanan

IMG-20190730-WA0022

TOSKOMI.COM|| Takengon (30/7/2019) - Ambruknya Plafon salah satu ruangan Badan Layanan Rumah Sakit Umum Datu Beru menarik perhatian berbagai kalangan.

Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Aceh Tengah (IPPEMATA - Banda Aceh) Sutrisno dalam siaran persnya (30/7/2019) mengecam kejadian tersebut.

Menurut Sutris, Kepolisian harus melakukan pemeriksaan terhadap rekanan yang dugaan melakukan kelalaian yang menyebabkan keaadan bahaya terhadap pasien.

“Saya minta Kapolres periksa kontraktor untuk menulusuri apakah ada unsur dugaan kelalian dalam Kasus ini” Kata Sutris.

Senada dengan Sutris Ketua GmnI Aceh Tengah, Mulyadi juga menilai ada yang janggal dalam pembangunan hal ini, menurut Mulyadi selain Rekanan, konsultan dari pekerjaan tersebut juga harus diperiksa termasuk PPTK dan KPA

Sementara Wakil Derektur RSUDB, dr. Indra Lutfi saat dikonfirmasi media ini menyebutkan bahwa bangunan tersebut di bangun pada tahun 2015 lalu.

“Pasien sempat terkejut, dan tidak ada luka serius karena memangkan matriealnya pvc dan tidak berat” Ujar Lutfi.

Lutfi menilai pembangunan gedung sesuai, namun dirinya tidak tau pasti penyebab ambruknya plafon tersebut.

“Ya kalau ambruk mau bagaimana” jawabnya.

Sementara pasien sidah dipindahkan ke ruangan lainya, dan Lutfi meyakini bahwa besok ruang tersebut sudah bisa difungsikan sebagaimana mestinya.

Mengenai siapa rekanan yang malakukan pekerjaan konstruksi, lutfi enggan memberikan komentar karena dirinya tidak mengingat persis perusahaan mana yang mengerjakan pekerjaan tersebut [Az]

Komentar

Loading...