Dedi Purnawan : Patwa Haram MPU Menuai Polemik Baru Mengenai Game PUBG di Aceh

IMG-20190623-WA0003

TOSKOMI.COM || Takengon - pSaat ini menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat khususnya anak muda, apalagi setelah di ikuti oleh kebijakan Dinas Syariat Islam Kota Langsa, Aceh yang akan memberlakukan hukum cambuk bagi pemain daring Player Unknown Battle Ground (PUBG) dan sejenisnya.

Hal ini dilakukan sebagai tindak lanjut keluarnya fatwa haram terhadap permainan tersebut dari Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh beberapa hari lalu.

Dedi purnawan aktivis gayo merdeka mengatakan Berdasarkan data yang dirilis newzoo, lembaga analisis game dan e-sport dunia.

Perputaran uang dari game dan e-sport pada 2017 mencapai Rp 13,38 Triliun.

Indonesia menempati urutan ke-16 sebagai negara terbanyak dari jumlah pemain game dunia.

Dedi menjelaskan bahwa ada juga dampak positif dari game dan e-sport bila digunakan secara profesional sebagai gamers atau hanya sekedar untuk menggunakan PUBG sebagai sarana hiburan.

Apalagi Berbagai turnamen esports level dunia telah digelar di Indonesia, satu di antaranya adalah Asian Games 2018.

Dedi menambahkan bila dirasa perlu seharusnya MPU berkerja sama dengan pemerintah melalui dinas terkait untuk memblokir game yang dinilai berdampak negatif agar Fatwa haram tersebut tidak berjalan sendirinya apalagi harus memberikan sanksi cambuk yang saya nilai tidak tepat untuk masalah ini.

Saya sebagai masyarakat tentu sangat berharap kepada MPU dan Pemerintah sesuai tupoksinya untuk memberikan solusi terbaik yang menguntungkan bagi semua pihak, tutupnya.

Komentar

Loading...