Bener Meriah Kapan Pak Pol….?

5000 Bungkus Rokok Disita Oleh Polres Aceh Tengah

Screenshot_20190522-004403_Facebook

TOSKOMI.COM || Takengon — Polres Aceh Tengah menyita 5000 bungkus rokok ilegal merek Luffman pada Selasa, 21 Mei 2019 sekira pukul 16.00 Wib di Jalan Sengeda Kecamatan Lut Tawar. Polisi juga mengamankan dua warga Kota Lhokseumawe sebagai pemilik rokok yang akan diedarkan di dataran tinggi propinsi Aceh itu.

Kapolres Aceh Tengah AKBP Hairajadi, SH melalui Kasatreskrim Iptu Agus Riwayantodi Putra mengatakan, pihaknya telah mengamankan terlapor AG (34) dan AO (29). Kedua pria ini tercatat sebagai warga Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe.

Menurut Kasat Reskrim, kedua pelaku mengedarkan rokok yang tidak mencantumkan peringatan kesehatan sesuai dengan Undang-undang Republik Indonesia nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan. Penyitaan barang bukti dan pelaku ini menindaklanjuti laporan Polisi Nomor LP.A /21/V/2019/SPKT tanggal 21 Mei 2019.

“Keseluruhan rokok yang kami amankan sebanyak 5 kotak, satu selopnya berisikan sepuluh bungkus, sedangkan 1 kotak itu isinya 50 selop, jadi keseluruhanya sebanyak 5000 bungkus. Pelaku dijerat dengan Undang-undang kesehatan ancaman 5 tahun penjara,” jelas Agus.

Kronologis kejadian kata Agus, bermula pada saat pelapor Bripka Amran Mukhtar, SH (36) anggota Polres Aceh Tengah melihat  1 unit mobil Daihatsu Grandmax warna hitam dengan Nomor Polisi BL 8481 JN yang sedang menurunkan kotak berisikan rokok.  Kemudian Bripka Arman menghampiri mobil tersebut.

“Pada saat itu terlapor membawa 10 kotak rokok merk Luffman tanpa dilengkapi dengan dokumen dan tanda bahaya rokok. Sehingga terlapor dan barang bukti diamankan ke Polres Aceh Tengah guna proses lebih lanjut” jelas Kasatreskrim.

Ketika disinggung tentang kerugian negara akibat ulah pelaku, Agus menjelaskan bahwa secara kepabeanan pasti terdapat  kerugian negara.

“Seharusnya bisa masuk ke pendapatan negara, namun rokok ini sangat berbahaya bagi kesehatan konsumen karena tidak mencantumkan tanda peringatan kesehatan” tutup Iptu Agus.

Saat ini pelaku telah diamankan di Polres Aceh Tengah untuk dilakukan pemeriksaan. bahkan pihaknya akan melakukan gelar perkara guna untuk menentukan langkah-langkah selanjutnya. (Acehoke)

Komentar

Loading...