Mulyadi, Pertanyakan kualitas Pimpinan Angota Dewan Aceh Tengah

PicsArt_03-16-08.54.58

TOSKOMI.COM | Takengon (15/03/2019), para pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Tengah (DPRK )Takut dan tidak bisa berbicara hal ini di buktikan ketika pimpinan dewan aceh tengah tidak mau menemui masyarakat yang melakukan aksi pada 14 Mei 2019 kemarin.

ada pimpinan lembaga ini yang menjupai masyarakat tapi saya bingung beliau biacara apa, seakan akan tidak menguai bahan dan permasalahan dan melmparkan permasalahan tersebut kepada anggota dewan lain untuk menjawab, tentu ini menjadi pertanyaaan bagi kami,seorang pimpinan Dewan tidak mampu untuk bicara kan lucu.pungkas Mulyadi Selaku Korlap Aksi Kemarin.

untuk dari itu saya menyarankan agar pimpinan Dewan untuk lebih sering melakukan pelatihan publik speaking agar nantinya jikau terpilih lagi di priode berikutnya sudah mampu untuk menghadpi masyarakat dan berbicara.

Enti ke unger ne publik speaking ni pe le bagi bagi tanoh, (jangan jangan nanti mereka pikir publick speaking ini bagi bagi tanah) atau pembagian jam kerja, ada yang mendapat piket malam dan ada yang siang, masih dalam dugaan saya tapi. untuk itu saya menyarankan agar pimpinan DPRK Aceh Tengah harus banyak ikut pelatihan leadership dan publik speaiking.

Apalagi jika kita tanya soal kinerja yang sudah mereka kerjakan empat tahun kebelakangan ini, jangankan untuk membuat Qanun untuk rancanganya saja saya rasa belum ada, tapi apalah daya itu adanya pimpinan kita. saya juga berharap kepada masarakat untuk tidak lagi memilih pimpinan dan anggota dewan yang seperti ini lagi pada 17 April mendatang.A2(Rel)

Komentar

Loading...