Santri di Paksa Nonton Film Porno

Cabuli Santri, Polres BM : Tahan Oknum Caleg Parlok & Pimpinan Pesantren

IMG-20190226-WA0105

TOSKOMI.COM || Redelong (26/2) Satreskrim Polres Bener Meriah, Aceh, amankan oknum pimpinan salah satu Pesantren di Kecamatan Celala, Aceh Tengah berinisial A, 43 Tahun lantaran diduga telah menyetubuhi santrinya sendiri berinisial I, 15 tahun.

Tersangka A ditahan di Rutan Mapolres Bener Meriah setelah diperiksa delapan jam oleh penyidik. Dua bukti kuat menjadi dasar penahanan tersangka A.

Kapolres Bener Meriah AKBP Fahmi Irwan Ramli kepada RRI Selasa malam (26/2) mengatakan, perkara itu ditangani setelah mendapat laporan dari keluarga korban pada awal Februari.

"Ditahannya malam kemarin, buktinya kuat. Hasil visum, selaput dara korban robek," katanya.

Kapolres Fahmi menceritakan, persetubuhan itu terjadi pada Desember 2018. Saat itu katanya, modus operandi tersangka mengajak korban seorang diri pada acara pelantikan santri nasional di Banda Aceh. Ajakan itu disahuti korban tanpa kecurigaan. Mereka kata Kapolres, menggunakan mobil pribadi tersangka.

Dikatakan Kapolres Fahmi, saat memasuki wilayah Bener Meriah, tersangka mulia beraksi. Mulanya korban disuruh nonton film porno. Namun ditolak. Aksi paksa kemudian berlanjut. Sesampainya di Kampung Alur Cincin, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Bener Meriah, tersangka berhenti dan menarik paksa korban masuk ke dalam rumah kosong. Di sana, korban diperintahkan minum air mineral sembari dipegang pada paha bagian kanan, kemudian korban tak sadarkan diri.

"Saat itulah kita duga korban disetubuhi," ujar Kapolres Fahmi.

Tersangka katanya, disangkakan melanggar Pasal 81 Ayat (1), (2), dan (3) Jo Pasal 76D UU RI No 35/2014 tentang Perubahan atas UU No 23/2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. (RRI)

Komentar

Loading...