Aceh Tengah “Dikepung” Longsor, Pemkab Minta Pemerintah Aceh dan Pemerintah Pusat Ambil Peran

Sebuah Batu Raksasa Jatuh Dari Kawasan Utung Utung

TOSKOMI.COM|| Takengon (4/11/2018)- Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah kualahan mengangani banyaknya titik longsor di Ruas jalan Provinsi dan Pemerintah Pusat.

Hal ini disampaikan Bupati Aceh Tengah, Drs. Shabela Abubakar ketika meninjau bencana banjir bandang  (30/11/2018).

“Kami hanya bisa memberikan semangat kepada BPBD Aceh Tengah untuk membersihkan lokasi yang terkena longsor” Keluh Shabela.

Shabela meminta Pemerintah pusat untuk membantu Aceh Tengah karena dari sisi jumlah alat berat, Aceh Tengah saat ini minim. Apalagi menurutnya banyak titik longsor berada di ruas jalan provinsi dan pemerintah pusat.

Sekertaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD Aceh Tengah), Mauiza Uswa saat bertugas membersihkan reruntuhan Batu di Kawasan Utung-utung Kec. Kebayakan mengungkapkan hal yang senada dengan Bupati Shabela.

Menurut Mauiza, seperti yang terjadi di Utung Utung. BPBD hanya bisa melakukan penanganan secara darurat, sedang untuk pembernahan merupakan wewenang pemerinah pusat.

Baca Juga: JEBAKAN BPBD KEMBALI AMBLAS

 

Mauiza berharap harus ada perhatian dan  penangan khusus, terkait longsor yg sering muncul secara sporadis dan tidak terduga di Aceh Tengah khusunya kawasan utung utung. Agar Jalan yang menghubungkan Takengon dan Kecamatan Bintang tersebut kembali normal dan pengguna jalan juga tidak was-was.

Baca Juga: Utung Utung Kebali Longsor, BPBD Dan Pemkab Saling Lempar Tanggung Jawab

Menurut cacatan Toskomi.com, Pemerintah Aceh Tengah pernah mengirimkan “surat cinta” kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia (620/243/AP) dengan sederetan tembusan yang yang salah satunya adalah Gubernur Aceh pada 28 April 2017 di Pemerintahan sebelumnya, Namun sampai dengan saat ini Pemerintah Pusat cendrung abai dengan kondisi tersebut. [Az]

Komentar

Loading...