Hutan Dicelala Dirambah, Warga Mengamuk

6D2A74AE-2282-42F3-896C-9C44C0CF9B34

TOSKOMI.COM|| Takengon (2/12/2018)- Puluhan Warga Kampung Kuyun Kecamatan Celala mencari para pembalak liar dihutan lindung yang tepatnya berada di Hutan Arul Nuluh. Sabtu (1/12/2018).

Hutan Tersebut dipercaya sebagai sumber air masyarakat Celala khususnya tiga kampung yakni Kuyun Uken, Kuyun Lah dan Kuyun Toa yang keseharian masyarakatnya menggantungkan hidupnya dari bersawah.

Menurut keterangan Reje Kampung Kuyun, Yaser Arafat dirinya tidak bisa membendung amarah warga karena hutan yang selama ini mereka lindungi dirusak oleh tangan yang tidak bertanggung Jawab.

“Kita tidak tau berapa jumlah pasti yang telah mereka rambah mungkin ratusan Hektar, yang jelas ini bentuk perusakan lingkungan” kata Yaser.

Warga yang secara berbondong-bondong sampai ke lokasi, namun sayang pelaku tidak ditemukan.

Yaser percaya, apabila aktifitas perambahan tersebur tetap dilanjutkan, maka akan terjadi malapeta yang akan menimpa ketiga kampung tersebut. Yaser khawatir apabila di musim penghujan seperti saat ini, banjir bandang, tanah longsor dan bencana-bencana lain akan terus menghantui mereka.

Disisi lain, apabila musim kemarau air akan kering sehingga akan berdampak serius bagi kesejahteraan petani karena mata pencarian mereka adalah sawah, perikanan dan peternakan lainya.

KPH Jangan Tutup Mata

Yaser juga berharap Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) untuk diwilayajnya untuk bekerja menjaga hutan.

Pemerintah Kampung Kuyun kata yasir telah melakukan upaya-upaya pencegahan dengan menghimbau kepada setiap orang untuk tidak melakukan aktifitas penebangan kayu dilokasi tersebut.

Namun himbauan terdebut tidak diindahkan kata Yaser, karena sejauh ini aktifitas penebangan sangat masif dilakukan didaerah tersebut dengan motif pembukaan lahan perkebunan baru dan alasan klasik lainya.

“KPH harus menindak hal seperti ini, sebelum amarah warga semakin memuncak” Tegas Yaser.

Akan Melaporkan Ke Pihak Berwajib

Yaser juga akan melaporkan persoalan ini kepada pihak yang berwajib agar pelaku dapat ditangkap, agar mendapat efek jera.

“Kami meminta aparat hukum untuk mencari pelaku” tuntut Yaser. [ Az]

Komentar

Loading...