KPU Akan Masukan Orang Gangguan Jiwa Ke DPT

TOSKOMI.COM|| Lhoksukon (30/11/2018) Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI perintahkan KIP Aceh mendata orang-orang dengan gangguan kejiwaan untuk dimasukkan dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2019.

Ketentuan tersebut sesuai dengan putusan Mahkamah Konstirusi yang menganggap seorang tuna grahita mampu memberikan hak pilih untuk mencoblos calon presiden, wakil presiden, dan calon wakil rakyat di semua tingkatan parlemen pada 17 April 2019 mendatang.

Kepastian tersebut telah dinyatakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI beberapa waktu lalu.

Pada 13 November lalu, KPU melalui surat edaran Nomor 1401/PL.02.1-SD/01/KPU/CI/2018 meminta KPU di semua provinsi dan kabupaten/kota untuk mendata warga negara Indonesia (WNI) penyandang disabilitas grahita atau gangguan jiwa/mental dan dimasukkan dalam DPT Pemilu 2019.

Ketua KIP Aceh Utara, Zulfikar mengatakan saat ini sedang melakukan pendataan terhadap pemilih dikalangan Orang Gangguan Jiwa.

Kemudian akan dimasukkan kedalam DPTHP yang diperpanjang 30 hari kedepan.

Ketua KPU RI, Arief Budiman menganggap penyandang disabilitas kuga memiliki hak suara. Gangguan jiwa termasuk dalam penyandang disabilitas. [Ys]

Komentar

Loading...