Tolak Perusahaan Tambang PT. EMM

Demo Mahasiswa Gayo, Tak Ada Anggota DPRA Dapil Gayo Menyambut

F6C507C3-42A5-434F-B542-21CF82CFC6AA

TOSKOMI.COM|| Banda Aceh (2/10/2018) – Ikatan Pelajar Pemuda Mahasiswa Aceh Tengah (IPPEMATA), Himpunan Mahasiswa Pemuda Mahasiswa Pelajar Bener Meriah (HPBM), Mahasiswa Peduli Sejarah Gayo (MAPESGA) dan Persatuan Mahasiswa Aceh Tengah Bener Meriah (PERMATA)Demo  di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh.

Mereka mendesak pemerintah Aceh dan DPRA agar segera mencabut izin tambang PT EMM di wilayah Aceh Tengah dan Nagan Raya, Selasa (2/10).

Dalam orasinya Makdin meminta Pemerintah Aceh dan DPRA mencabut izin pertambangan karena dianggap memperkosa UUPA.

Lebih lanjut menurut Korlap aksi, Wandi Ariga untuk menyelamatkan wilayah Gayo

“PT EMM mengambil hasil alam di wilayah kami, PT EMM juga mengusir warga yang ada di sekitar tambang,” kata Wandi Ariga, Korlap Aksi.

Di menambahkkan, pihaknya tidak ingin kehadiran PT EMM, Aceh mengalami nasib sama seperti Freeport yang ada di Papua.

“Kami tidak ingin wilayah kami rusak, PT EMM ambil emas, terus wilayah kami jadi rusak, kami menolak itu,” kata Windi.

Terlihat sejumlah pendemo ikut membawakan baliho yang bertuliskan Cabut Ijin Tambang PT EMM, mereka juga membawakan spanduk yang mendesak penyelesaian permasalahan PT EMM tersebut. 

Anggota DPRA Dapil Gayo Tidak Ada

Kepada media ini salah satu peserta aksi, Erwin kecewa karena saat mereka aksi tidak seorangpun anggota DPRA yang menerima aspirasi mahasiswa.

Menurut Erwin, seharusnya anggota DPRA  berasal dari Gayo (Dapil 4- red) menerima aspirasi rakyat, apalagi masyarakat yang notabenya berasal dari daerah pemilihanya.

“Kami kecewa dengan 6 Anggota DPRA asal Gayo” Kata Erwin. 

Menurut berbagai sumber, Izin Usaha Pertambangan PT. EMM luas area konsensi 10.000 Hektar. Lokasi izin berada di Area Penggunaan Lain (APL) seluas 2.779 Ha, Hutan Lindung 4.709 Ha. Wilayah usaha terletak dalam Kawasan Ekosistem Leuser (KEL) seluas 2.478 Ha yang terdiri dari APL 1.205 Ha dan HL 1.273 Ha. Yang terletak di dua Kabupaten Nagan Raya dan Aceh Tengah. [Ys]

Komentar

Loading...