Rawan Dilalap Sijago Merah: Badri Putra Asal Linge Angkat Bicara

IMG_20180807_012309

TOSKOMI.COM || Takengon (06/07) Badri mahasiswa linge yang menduduki bangku perkuliahan di STAIN Gajah Putih Takengon sekaligus kader aktip Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) DPC Aceh Tengah Meminta kepada pemerintah setempat agar pelayanan dalam penanggulangan kebakaran di wilayah linge lebih lagi diperhatikan karna dalam tahun ini sudah terjadi beberapakali kebakaran yang menimpa warga Linge. Dari sebagian kejadian itu sudah beberapa rumah yang hangus dan ludes terbakar tanpa terselamatkan satu barang berharga pun yang mereka miliki seperti yang terjadi di kampung Kute Reje pada pekan lalu.

Berdasarkan Permasalahan tersebut Badri selaku putra Linge meminta kepada pemerintah Daerah yang untuk menambah pelayanan Pemadam Kebakaran agar menyediakan tambahan unit Armada Damkar dibeberapa titik kampung yang memang rawan kebakaran dengan tujuan supaya jarak Evakuasi korban kebakaran cepat dan mudah terjangkau.

"Pada saat ini hanya tersedia satu Pos Pemadam Kebakaran yang berada di pusat Kecamatan Linge - Isak, sedangkan wilayah Kecamatan Linge sangat luas sekali, Dengan demikian saya selaku putra Linge meminta perhatian pemerintah terkait hal ini".(ungkap Badri)

Beliau berharap kepada pemerintah daerah menyediakan penambahan pos pemadam kebakaran di tempat yang rawan kebakaran baik di wilayah pemukiman warga maupun hutan lindung, di kecamatan Linge.

Di samping tuntutan itu putra asal Linge ini meminta kepada pihak terkait terutama PLN yang bertugas di wilayah tersebut agar memperhatikan pelayan keamanan pemasangan Arus Listrik yang di pasang pada warga, karena sudah sering terjadi kebakaran yang di mengakibatkan patal bermula dari arus pendek listrik, seperti yang terjadi pada Minggu lalu.

Beliau Juga Meminta Kepada pihak terkait agar membuat semacam sosialisasi bahaya dan keamanan Listrik untuk mengantisipasi hal serupa terulang kembali. (Tutupnya).A2

Komentar

Loading...