Anggaran 3M, Proyek Tidak Kunjung Selesai

Jangko Minta Aparat Usut Proyek Mesjid Islamic Center Ketapang

98F352AA-AD16-44B9-BAF4-8CC7EF3D64C8

TOSKOMI.COM|| Takengon (26/6/2018)- Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM Jangko) meminta aparat penegak hukum mengusut pembangunan proyek mesjid Kota Terpadu Mandiri (KTM) Ketapang, Kecamatan Linge Kabupaten Aceh Tengah.

Hal itu disampaikan Ketua Bidang Investigasi Jangko, Serta Lia Gali. Menurut Serta Lia, mesjid tersebut terbengkalai dan terkesan  dilakukan dengan perencanaan yang keliru.

Mesjid yang dibangun dengan menggunakan APBN TA. 2016 tersebut bernilai 3 Miliyar rupiah ternyata tidak pernah dipakai untuk ibadah. Bahkan lantai mesjid tersebut dipenuhi kotoran ternak.

Letaknya yang berada di tengah hutan dan sangat jauh dari pemukiman warga. Disamping itu, beberapa lantai juga terlihat tidak tampak seperti bangunan mesjid, hanya semen kasar dan kondisinya tidak berpagar.

Serta Lia juga menilai pembangunan mesjid islamic center tersebut dibangun hanya untuk menguntungkan pihak rekanan serta diduga oknum Kuasa Pengguna Anggaran karena diduga tidak sesuai dengan kontrak.

LSM Jangko berharap pihak berwajib turun tangan dalam kasus yang saat ini disoroti oleh pihaknya.

Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) T. Alaidinsyah alias Ampun kepada sebagaimana dikutip dari berbagai media mengatakan, bahwa bangunan mesjid sudah sesuai kontrak.

“Nanti kemungkinan tahun 2019 akan ada dana tambahan untuk menyelesaikan bangunan masjid tersebut”.

Catatan Toskomi.com Program Kota Mandiri Terpadu Ketapang Linge merupakan program transmigrasi Lokal sejak 2011 lalu. Banyak persoalan terjadi, sederer nama terseret seperti Ir. Absardi AR, MM bekas Kadis Peternakan dan Perikanan Kabupaten Aceh Tengah berdasarkan Putusan Pengadinan No. 39/Pid.Sus-TPK/2014/PN Bna.

Akankah Kasus ini akan bermuara ke meja hijau? Kita tungga bersama [Az]

Komentar

Loading...