Asrul Amin: Minta Tim Kampus UNSAM Langsa Surve kembali Rumah penerima Beasiswa BIDIKMISI di Kab, Gayo Lues

IMG-20180607-WA0011

Toskomi.com II Kamis 07/06/2018. Menjadi penerima beasiswa bidikmisi sungguh menguntungkan. Betapa tidak, penerima digratiskan dari semua biaya pendidikan selama kuliah dan mendapat uang jajan setiap bulan. Namun, untuk meraihnya tidak mudah. Sebab, selain harus memiliki sejumlah prestasi dan rapor bagus, harus berasal dari kalangan yang tidak mampu secara ekonomi.

Asrul Amin pemuda Gayo Lues sangat menyesalkan atas tidak sampainya tim survei kampus Universitas Samudera (UNSAM)  langsa ke rumah warga yang di tuju

Orang tua calon mahasiswa  penerima bidikmisi merasa tidak percaya dan terzolimi oleh pihak kampus karna  anaknya sudah lewat SNMPTN serta verifikasi berkas dari sekolah, dan telah melalui wawancara di kampus UNSAM ,  tinggal terakhir  survei lapangan oleh Tim Kampus UNSAM

Tiba-Tiba anaknya menelepon bahwa dia tidak lulus mendapatkan beasiswa bidikmisi lantaran tidak layak menerima beasiswa bidikmisi berdasarkan survei lapangan dan silahkan bayar UKT (Uang Kuliah Tunggal) Sedangkan tim survei tidak pernah sampai kemari dan kalo mereka sampai ke sini pasti ada berita dari tetangga dan paling tidak  dari kepala desa setempat.

Beberapa orang tua putus asa menyuruh anaknya pulang saja mendengar kata UKT dan tidak usah kuliah lagi katanya sama anaknya karna   tidak mampu membiayainya.

Kini sang anak tidak bisa bicara lagi dan mendengar apa kata orang tuanya saja.

Tirsirat pertanyaan dalam hati saya Tim kampus menentukan kelulusan dari mana? Sedangkan ke rumah yang di survei mereka tidak sampai, lalu mereka turun ke Gayo  Lues  ini ngapain kalo tidak menyurvei rumah warga

Saya berharap tim kampus UNSAM Langsa untuk turun survei  kembali rumah warga,   kasihan anak yang semangatnya untuk melanjutkan pendidikan  sangatlah besar, Namun putus di tengah  jalan akibat Ulah Tim Survei tutup asrul.

Kami dari media mencoba menghubugi  tim survei  namun tidak  ada respon  sama sekali.

Dan kami pihak media mencoba mengonfirmasi bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru, beliau sangat menyayangkan atas hal yang menimpa masyarakatnya beliau meminta kami untuk mengonfirmasi pihak kampus.

Kami mencoba menghubungi Pihak kampus UNSAM untuk meminta di sambungkan kami dengan REKTOR, tapi kami di arahkan untuk menghubungi pihak akademik dan kemahasiswaan, setelah kami hubungi mereka tidak berani memberikan komentar apapun.

Sebaliknya kami minta kembali di sambungkan  dengan Rektor, namu kami pihak media hanya mendapat jawaban MAAF PAK KAMI TIDAK BERANI, INI BUKAN RANAH KAMI, ungkap ibu Diana ( bagian akademik UNSAM ) tutup telpon.(Team)

Komentar

Loading...