Gmni aceh tengah kecam tindakan Radikalisme teroris

IMG-20180516-WA0035

TOSKOMI.COM II ACEH TENGAH (16/05/2018) Maraknya aksi kekerasan yang dilakukan teroris beberapa hari ini mengundang kecaman dari berbagai pihak yang mengutuk kejahatan kemanusiaan tersebut. Gmni aceh tengah menggelar aksi damai di simpang 5 kota takengon selasa 15/05/2018.

Belum lagi hilang dari ingatan kita, beberapa hari yang lalu kekejian para napiter teroris di Mako Brimob, Minggu sekitar Pukul. 07.30 wib kita dikejutkan kembali dengan berita, 3 Rumah Ibadah Gereja di Surabaya dibom oleh teroris yang dengan kejamnya melakukan aksi bom bunuh diri. Tiga Gereja Tersebut adalah Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela Jalan Ngagel, GKI Jalan Diponegoro, dan di Gereja Pantekosta Jalan Arjuno dan di tambah lagi senin pagi terjadinya bom bunuh diri di Polresta Surabaya.

DPC GMNI Aceh Tengah mengutuk keras aksi terorisme yang kembali terulang untuk kesekian kalinya yang ditujukan pada rumah ibadah

Berdasarkan dugaan saya selaku ketua GmnI aceh tengah kata mulyadi, saya merasa seperti ada usaha memecah belah bangsa, khususnya antar agama karena telah teridentifikasi bahwa salah satu pelaku bom bunuh diri adalah seorang wanita bercadar, yang seakan merepresentasikan muslimah, walaupun status tersangka masih dalam penelusuran pihak polisi. Namun dalam ajaran agama apapun terkhusus Dalam Agama Islam sangat kontra terhadap aksi seperti ini,aksi pembunuhan,kekerasan,terorisme, dll, dan tentunya setiap ajaran agama juga pasti mengajarkan pada umatnya tentang nilai nilai kemanusiaan dan kedamaian.

Aksi atas oknum-oknum yg sering mengatasnamakan Agama Tertentu seperti jihad fi sabilillah untuk tujuan yang tidak sesuai ajaran agama, sangat salah kaprah, karena dalam agama Islam Jihad hakiki adalah berjuang melawan nafsu Syaithan, berjuang untuk melindungi dan menyelamatkan saudara sebangsa setanah air, terlebih kepada kaum Marhaen/Rakyat miskin yang wajib untuk kita perjuangkan tanpa memandang Agama dan Sukunya.

sesuatu kejahatan teror yang dilakukan terus menerus secara berulang Adalah Untuk membuat Rasa Takut, ingin memecah belah, Membuat Rasa Tidak Nyaman, Rasa Saling Tidak Percaya antar anak bangsa dan banyak hal lainnya yang dapat mengakibatkan Hilangnya Kebhinekaan di Republik Indonesia. Tandas beliau.

Mulyadi selaku ketua GmnI mengatakan Jika Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan Dasar Negara PANCASILA itu sudah Final..! Pancasila itu sudah melalui Rumusan yang panjang oleh Para-para The Founding Fathers kita dan kemudian hasil rumusan tersebut Pancasila tidak Bertentangan Oleh Agama manapun, Suku Apapun, Ras Apapun, dan Golongan Apapun.

Pancasila itu meja statis sekaligus leitstar yang dinamis, Pancasila menjadi platform atau dasar bagi Negara Indonesia Ibarat Gedung Tinggi, dia menjadi dasar dari segala hal yang ada di atasnya. Disitu Pancasila tidak Bisa Dirubah. Namun Pancasila Juga Leistar Dinamis atau bintang penuntun arah menuju masyarakat adil dan makmur dimana didalam prosesnya Indonesia akan dibenturkan dengan berbagai macam persoalan untuk menuju Masyarakat adil makmur tersebut. Untuk itu jika Gerakan Bom Bunuh diri ini bertujuan untuk mengganti dasar Negara POPancasila oleh Ideologi apapun maka Cara seperti ini sangat Tercela dan tidak dapat dimaafkan.

Dalam segala kejadian yang terjadi di Indonesia yang kita cintai ini Kami DPC GMNI Aceh Tengah Meminta dan menyampaikan:

1. belasungkawa terdalam pada para korban, dan menghimbau kepada berbagai elemen bangsa  agar menahan diri dan tidak terprofokasi atas berita yang mungkin berkesan memecah belah persatuan.

Mengutuk segala macam bentuk Teroris di Dunia terkhusus Di Republik Indonesia.

2.Meminta kepada instansi terkait agar Cepat tanggap dalam melakukan Pencegahan dan Penanggulangan Terorisme di NKRI.

3.Mendesak DPR RI agar segera menindaklanjuti kejadian ini dengan mempertegas UU dan regulasi tentang anti terorisme.

4.Mari kita dukung TNI dan Polri untuk membasmi teroris

Selain itu mulyadi juga mengatakan hari ini adalah serangkaian aksi GMNI serentak se indonesia untuk mengecam segala aksi teror yang selama ini terjadi di surabaya oleh para teroris.

Setelah beberapa jam ber orasi di bundaran sp 5 kota takengon , akhirnya gmni aceh tengah menyerahkan tuntutan mereka ke polres aceh tengah untuk ditindak lebih lanjut. (Rill)

Komentar

Loading...