Drum Corps Nuansa Widitra Gayo Persada Sukses Curi Perhatian, Ini Sosok Dibalik Layarnya

1B28B578-08A4-4EF2-9950-A4E32A7C5FD5

TOSKOMI.COM|| Takengon (3/5/2018)- Pembukaan POPDA Takengon 2018 berakhir sudah, kesuksesan tersebut merupakan kesuksesan semua pihak yang terlibat tak terkecuali Drum Band sebagai sajian penutup kontestasi dua tahunan tersebut.

Ialah Drum Corps Nuansa Widitra Gayo Persada yang berhasil mencuri perhatian para tamu dan atlet dari 23 Kabupaten/Kota.

Penampilan Drum Corps Nuansa Widitra Gayo inipun mendapatkan standing applause dari orang nomor satu Aceh Tengah, Drs. Shabela Abubakar.

Membawakan lagu-lagu dataran tinggi Gayo semisal Kupi Gayo karya anak muda Ervan Ceh Kul dan Lut Tawar yang dipopolerkan kembali oleh Segapa Etnic Band yang tentu tidak asing ditelinga warga tanoh gayo.

Berkomposisikan putra-putri terbaik Aceh Tengah, ternyata Drum Corps Nuansa Widitra Gayo Persada sudah sangat kenyang pengalaman. Buktinya pernah meraih juara 2 umum pada Pra PORA Aceh cabang olahraga Drum band di Aceh tamiang dalam tahun ini dan akan kembali bertanding mewakili Aceh Tengah pada PORA Aceh ke 13 di Aceh Besar November mendatang.

Kesuksesan ini tentunya sebuah kebanggan bagi pembina Drum Corps Nuansa Widitra Gayo yakni Shabela Abubakar dan Amir Hamzah.

Sebagimana suksesnya sebuah film, tidak terlepas dari peran sutradara yang bekerja dibalik layar. Sebagai meneger Sukirman S.STP, M.Ec.Dev dan Penanggung Jawab Ayun Dasri, S.ST

Sebagai pelatih, terdapat nama-nama seperti: M. Hanafi Chair, Ahmad kurniawan, Anton subhandy, Putri islami Nasution, Doddy Prasetya, Mumun, M. Novri Hidayah dan Surya gunadi.

Dibalik konsep yang begitu matang ada nama koreografi Ramadhan Arie Wahyu, SH dan Gusnadi Arike, Amd. Kep. Serta Sebagai Field commander Rizkiani Mahara.

Saat ditemui Toskomi.com, Penanggung Jawab yang juga  ketua PDBI Aceh Tengah, Ayun Dasri, S.STP ungkapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada pada atlet Drum Corps Nuansa Widitra Gayo Persada.

"Ini salah satu penampilan terbaik tim kami, atlet kami adalah putra putri Aceh Tengah dan mereka lahir dan tumbuh di Aceh Tengah sehingga wajib bagi mereka menampilkan yang terbaik untuk daerah ini (Aceh Tengah-red)" Ujar Ayun Dasri.

 

Ayun mohon do’a dan dukungan dari steakholders dan rakyat Aceh Tengah agar Drum Corps Nuansa Widitra Gayo Persada dapat menyumbang mendali emas dalam PORA Aceh Besar November nanti. [ahlazzikri]

Komentar

Loading...