Tak Ada Dukungan Kampus : Dengan Modal Semangat PGMI STAIN GP Akhirnya Mampu Berangkat MUSWIL I Se-Indonesia di IAIN Bengkulu

WhatsApp Image 2018-04-18 at 22.41.48

Toskomi.com || Bengkulu ( 18/04 ) Lagi lagi mahasiswa STAIN gajah putih Berangkat dengan hati yang tidak nyaman dan tidak ada dukungan penuh dari kampus. Keberangkatan mahasiswa STAIN Gajah Putih Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)  STAIN Gajah Putih Takengon ini dalam Rangka Mengkuti Musyawarah Wilayah I (MUSWIL I)  ke-IV di IAIN Bengkulu. Ini merupakan bukan kali pertamanya  yang di hadapi Mahasiswa/i prodi PGMI atau Mahasiswa Prodi Lainya di lingkungan STAIN gajah putih takengon, Kegiatan Ini Merupakan Kegiatan Yang Ke 2 Kalinya yang harus diikuti mahasissa PGMI PGMI Se-Indonesia.

Pada Tahun 2017 PGMI STAIN Gajah Putih Takengon sempat juga mendapatkan undangan MUSWIL dari pengurus pusat Persatuan PGMI Se-Indonesia dari saat itu juga kami tidak dapat respon yang baik dari pimpinan kampus itu sendiri. (kata Saparuda Ketua HIMMI STAIN GP)

Saparuda Juga menerangkan bahwa di tahun yang ke 2 pada tahun 2018 kami juga mendapat undangan kembali dari pengurus persatuan PGMI se-indonesia untuk mengikuti MUSWIL I yang dilaksanakan di IAIN Bengkulu. Sampai Saat Sekarang ini juga kami belum mendapat dukungan yang partisifatif baik secara formil maupun materil dari kampus itu sendiri terkait kegiatan . bahkan pihak kampus sempat memberi arahan kepada kami untuk tidak mengikuti kegiatan tersebut dikarenakan tidak adanya anggaran untuk kegiatan tersebut .

Pengurus PGMI STAIN Gajah Putih Itu sendiri sempat bertemu langsung dengan pimpinan kampus Ketua I Bapak Dr.Zulkarnain, M.Ag Terkait Keberangkatan kami, Tapi beliau membantu kami dengan financial dengan jumlah yang begitu tidak rasional untuk kami pergunakan. Jumlah Finansial yang yang beliau berikan hanya Rp.100.000.-, Saya selaku pengurus PGMI akan mengembalikan uang tersebut kembali kepada beliau, hal yang pertama kali akan saya lakukan dalam pertemuan yang cukup besar ini dalam forum persatuan PGMI Se-indonesia yang dihadiri para elit Negara dan elit kampus seluruh Indonesia terkait permasalahan kampus saya ini . Ujar Saparuda

Pengurus PGMI juga Sempat berkordinasi dengan prodinya. kegiatan ini adalah kiagiatan HMP, kita selaku prodi PGMI yang posisinya sekarang ada di HMP kita tidak mempunyai anggaran untuk keberangkatan ini, melainkan kita ajukan proposal ke intansi-intansi terkait salah satunya Kampus itu sendiri,  ujar koordinator Prodi Ramsah Ali. MA

Tidak memiliki jalan Keluar Dalam dalam hal mengadapi permaslah ini selain selalu berkoordinasi bersama teman-tenan hingga kami ngemis kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Tengah guna supaya bisa menghadiri kegiatan MUSWIL di Bengkulu.  (RELL).

Komentar

Loading...