Ahmad Basarah: Salam Merdeka Bukan Hanya Milik PDI-P

271B08E4-8493-49FB-AADF-C9985CFD83A0

TOSKOMI.COM|| Takengon (14/42018)- Wakil Ketua MPR-RI, Ahmas Basarah menjelaskan salam merdeka bukan hanya milik PDI-P, bukan hanya milik GmnI melainkan Milik seluruh rakyat indonesia.

Hal itu diungkapkan Ahmad Basarah ketika memberikan materi dalam Acara Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang diselenggaran di Gedung Umi Pendopo Aceh Tengah. Jum’at (13/4/2018).

Ucapan “merdeka” dengan kepalan tangan menurut Basarah merupakan salam resmi indonesia.

Basarah menjelaskan bahwa penerapan pekik “merdeka” sebagai salam nasional bangsa indonesia diterapkan lewat maklumat Pemerintah tanggal 31 Agustus 1945.

Kemudian maklumat pemerintah saat itu mulai berlaku 1 September 1945.

Maklumat pemerintah juga dikenal dalam hirarky perundang-undangan sebagai keputusan presiden (keperes). Dan sampai saat ini lanjut basarah, maklumat tersebut belum pernah dicabut oleh 6 Presiden setelah Ir. Soekarno.

Oleh sebab itu menurut Basarah, salam merdeka bisa dipakai oleh semua pihak.

Namun pada masa itu menurut Basarah, pekik merdeka dilakukan sengan cara agak berbeda yakni jari tangan yang direntangkan lebar diarahkan mulai pundak dan kemudian dilempaskan setinggi dari sambil ucapkan merdeka.

Lima jari bermakna Panca Sila sebagai dasar dan ideologi negara, dan dari bahu memiliki filosofi beban yang semua rakyat indonesia pikul. (AZ)

Komentar

Loading...