Pukesmas Celala Kerap Tidak Ada Dokter

Reje Kuyun Lah Pertanyakan Janji Wahyuddin Wakil Ketua DPRK

Reje Kuyun Lah Yaseer Arafat

TOSKOMI.COM|| Takengon (5/3/2018) Reje Kuyun Lah, Yaseer Arafat keluhkan dokter umum pukesmas Celala tidak ada ditempat.

Yaser menjelaskan ketika istrinya mengalami sakit pada Jum’at (2/3/2018) dan harus mendapatkan pelayanan kesehatan terdekat, saat itu Yaser memutuskan untuk membawa pujaan hatinya tersebut ke Puskesmas Celala.

Namun sayangnya Yaseer kecewa. Salah seorang perawat disana memberitahu bahwa dokter umum yang ada di sana tidak masuk dengan alasan ada urusan keluarga.

Yaser yang saat itu panik mengaku sudah berkoordinasi dengan Kepala Pukesmas setempat, namun tidak jua mendapatkan solusi.

Singkat cerita, Yaser terpaksa membawa Istrinya ke Rumah Sakit Umum Datu Beru Takengon untuk mendapatakan  pelayanan kesehatan.

Yaser mengaku tidak hanya kali itu saja dirinya kecewa dengan Pukesmas Celala,  sudah tiga kali datang membawa pasien ke Pukesmas tersebut. Pertama saat dirinya membawa Pak Kul (Paman dalam bahasa Gayo-red) dan Istrinya juga dikurun waktu 2018 dan terakhir istrinya Jum’at (2/3/2018) namun dokter yang bersangkutan tidak berada ditempat.

Padahal, Saat Musrenbang kecamatan (Februari 2018) yang lalu, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten, Wahyuddin sempat berjanji bahwa dokter umum akan ditambah menjadi 3 orang atau akan ditambah 2 lagi. Namun sejauh ini hal tersebut janji tersebut berlum terealiasasi kata Yaseer.

Kepala Dinas Kesehatan Aceh Tengah, dr. Sukri Maha saat dikonfirmasi mengatakan jumlah dokter di Pukesmas Celala saat ini berjumlah 2 Orang, yaitu pertama dr. Nasri dan dr. Ariska kata Sukri Maha lewat sambungan telefon.

Lanjut Sukri Maha, dr. Ariska memang baru 1 (satu) bulan ditempatkan di Celala. Dan keterangan Sukri,  dr. Nasri memang saat itu melakukan pernikahan. Mungkin. Saat pasien datang ke Pukesmas, kebetulan dr. Ariska tidak dalam waktu kerja jelasnya.

Sukri Maha juga mengaku pernah mendengar usulan dari Musrenbang Celala bahwa rakyat meminta agar penambahan jumlah dokter umum, namun terang Sukri, usulan tersebut masih lisan artinya bukan tulisan.

Terang Sukri Maha, bahwa jumlah dokter umum di Kecamatan sesuai dengan permenkes nomor 75 Tahun 2014 Tentang Pukesmas. Yang menentukan bahwa standarnya sebuah pukesmas memiliki dokter sebanyak 2 orang, artinya megacu kepada hal ini, Pukesmas di Aceh Tengah sudah standar klaim Sukri.

Pernyataan Sukri Maha mengenai keberadaan 2 (dua) dokter di Pukesmas Celala ditepis kembali oleh Yaseer Arafat. Menurutnya, Sukri Maha selaku Kadis Kesehatan harus siring-sering sidak kelapangan untuk memantau kinerja dari anak buahnya.

“Kadis harus chek kelapangan dokter tersebut masuk atau tidak. Jangan hanya manis di bibir saja” Tuntut Yaser.

Wahyuddin Masih Belum Dapat Dihubungi

Terkait dengan janji Wahyuddin saat Musrenbang, Toskomi.com mencoba mengkonfirmasi Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat. Namun sayang Wahyuddin tidak bisa dihubungi, nomor telefon yang biasa digunakan tidak aktif.

Kami juga mencoba konfirmasi dengan pesan WA tidak dibaca, Kader partai Nasional Demokrat tersebut terakhir melihat WA Pukul 13:40 WIB. (Z.80)

 

 

Komentar

Loading...