Pidato Lengkap Bupati Shabela Saat Pelantikan

3E681F08-5CE6-4324-94A6-00BE745DB7FD

TOSKOMI.COM|| Takengon (28/12/2017)-

ASSALAMU'ALAIKUM WR WB,
Puji dan syukur kehadirat allah swt yang telah senantiasa melimpahkan nikmat, karunia serta hidayahnya kepada kita semuanya. Shalawat serta salam kami haturkan kepada junjungan alam, nabi muhammad saw sebagai panutan dalam mewujudkan sebuah kehidupan bermasyarakat yang adil, damai dan sejahtera.

Yang Terhormat,
• BAPAK GUBERNUR ACEH
• BAPAK WAKIL GUBERNUR ACEH
Yang Kami Hormati;
• Saudara Ketua, Wakil Ketua, serta segenap anggota DPRK Aceh Tengah;
• DANDIM, KAPOLRES Aceh Tengah, KAJARI berserta unsur FORKOPIMDA Kabupaten Aceh Tengah
• Bapak Nasaruddin Bapak Khairul Asmara, Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tengah Masa Jabatan Tahun 2012-2017
• Bupati Bener Meriah, Bupati Aceh Tenggara dan Bupati Gayo Lues
• Ketua KIP Kabupaten Aceh Tengah
• Pimpinan Partai Politik Nasional maupun Partai Politik Lokal
• Pemuka Agama, Pemangku Adat, Tokoh Masyarakat Aceh Tengah yang hadir pada kesempatan ini
• Kawan-kawan pers serta undangan, para relawan dan para hadirin yang berbahagia.
• Seluruh masyarakat Aceh Tengah, baik yang hadir pada sidang dewan yang terhormat ini, maupun mendengar siaran langsung melalui radio RRI guna mengikuti acara rapat paripurna DPRK Aceh Tengah, dalam rangka pengambilan sumpah dan pelantikkan Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tengah masa jabatan tahun 2017-2022.
Bapak Gubernur, anggota dewan DPRK, para hadirin dan seluruh rakyat aceh tengah yang berbahagia

pasca pengucapan sumpah dan pelantikan kami pada hari ini, merupakan titik awal bagi kami mengemban amanah rakyat sebagai bupati/ wakil bupati Aceh Tengah masa jabatan tahun 2017 – 2022, dengan visi pembangunan yaitu mewujudkan masyarakat yang damai, sehat, cerdas, religius dan bermartabat menuju aceh tengah yang adil dan sejahtera. kemudian didukung 8 (delapan) misi pembangunan yang insya allah akan kami laksanakan.

Visi dan misi pembangunan ini, kami yakini merupakan harapan masyarakat aceh tengah, walaupun pada hakikatnya merupakan tanggung jawab yang harus dilaksanakan oleh kami sebagai bupati dan wakil bupati aceh tengah masa jabatan tahun 2017-2022. Namun, demi harapan masyarakat kabupaten aceh tengah, dengan segala kerendahan hati, kami senantiasa menempatkan diri dalam kebersamaan masyarakat kabupaten aceh tengah, merangkul segenab unsur yang ada di daerah ini, untuk tetap bersama-sama membangun dan memajukan daerah yang kita banggakan ini.

Proses demokrasi yang jujur, adil melalui pilkada 2017 lalu, rakyat aceh tengah telah menaruh amanah  ke pundak kami untuk memimpin kabupaten aceh tengah selama 5 (lima) tahun ke depan. Kami harapkan pada segenap masyarakat aceh tengah, khususnya kepada saudara-sudara kami yang ikut berpartisipasi pada pilkada 2017 lalu, kita bersama-sama, dengan menyokong tekad kami, mendo’akan kami dalam memberi manfaat, membawa kemajuan dan meningkatan kesejahteraan bagi masyarakat kabupaten aceh tengah.

Hadirin Yang Berbahagia
Bupati dan wakil bupati bukanlah raja, bukan pula sekedar administrator bagi rakyat. Kami bukan sekedar penyedia jasa bagi warga yang jadi konsumen, namun kami bertekad untuk bisa melakukan lebih dari itu. Kami ingin bisa bekerja bersama, berkolaborasi dengan warga sebagai perancang dan pelaku pembangunan.
Dalam pepatah Gayo dikatakan "ALANG TULUNG BERET BEBANTU" kiasan ini bermakna hubungan yang erat antar komponen masyarakat. saling setia dan saling mendukung satu sama lain. inilah aceh tengah yang akan kita bangun bersama-sama lima tahun ke depan.

Gubernur Dan Wakil Gubernur Yang Kami Muliakan
Kami menyadari, banyak persoalan yang membutuhkan perhatian bapak gubernur dan jajaran untuk mendukung cita-cita kemajuan dan kesejahteraan yang diidamkan oleh masyarakat aceh tengah. untuk itu izinkan kami menyebutkan beberapa hal yang membutuhkan perhatian dan dukungan bapak untuk kita cari solusinya bersama. diantaranya ;

1) Mohon dukungan bapak gubernur dalam pembenahan infrastruktur jalan antar Kabupaten yang menghubungkan wilayah tengah dengan wilayah pesisir aceh, terutama jalan takengon-bireuen.  (kita yakini, semakin baik infrastruktur jalan ini akan sangat berdampak bagi peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah tengah aceh. infrastruktur jalan yang baik juga akan berdampak pada meningkatnya intensitas interaksi sosial, membuka sekat kesenjangan pembangunan dan sesuai namanya, aceh tengah, sudah seharusnya benar-benar menjadi sentra bukan sebaliknya seperti pinggir yang sulit dijangkau ).
2) Mohon pertimbangan bapak gubernur, agar tanah hak pakai nomor satu seluas 122 hektar di kawasan blang bebangka kecamatan pegasing, dilokasi tersebut saat ini sudah dibangun beberapa perkantoran, arena pacuan kuda, rumah sakit dan kampus universitas gajah putih. dibeberapa titik lokasi juga sudah ada warga yang memanfaatkan tanah tersebut, bahkan mendirikan bangunan permanen. dapat diatur peruntukkannya dan dialihkan status kepemilikan menjadi tanah milik pemerintah kabupaten aceh tengah.
3) Aset provinsi seluas 58 hektar kebun kopi di wilayah burni bius kecamatan silih nara kabupaten aceh tengah, menurut kami pemanfaatannya belum optimal. mohon izin dan dukungan gubernur agar lahan ini, dapat kami kelola untuk dikembangkan menjadi lokasi agrowisata dan balai penelitian kopi. jika memungkinkan, kami sangat berkeinginan lokasi tersebut dikembangkan menjadi AGRO TECHNO PARK di bidang pertanian.
4) Mendukung pelayanan kesehatan yang merata dan representatif, sangat diharapkan mendapat dukungan bapak gubernur terkait penyelesaian lanjutan pembangunan rumah sakit regional wilayah tengah.
5) Mohon dukungan bapak gubernur dalam pengembangan infrastruktur dan menghadirkan lebih banyak event pariwisata tingkat provinsi maupun nasional di daerah ini. masih banyak infrastruktur pariwisata yang perlu mendapat pembenahan, untuk itu secara bertahap kami akan berupaya memajukan pariwisata aceh tengah,

Bapak Gubernur dan hadirin sekalian yang kami hormati,
Permintaan ekspor kopi arabika gayo di negara luar terutama amerika serikat, jerman, dan jepang, kian meningkat setiap tahunnya. tingginya permintaan ekspor kopi ini, tidak di ikuti angka produktivitas tanaman kopi di aceh tengah. saat ini produktivitas kopi arabika gayo sebesar 644 kg/ha, angka ini turun dari tahun sebelumnya dengan produktivitas 720 kg/ha dan sebenarnya masih jauh dari produktivitas ideal kopi Arabika yaitu 1.500 kg/ha hingga 2.000 kg/ha.
Menurunnya produksi tanaman kopi arabika gayo berdampak pada rendahnya pendapatan ekonomi petani, oleh karena itu pemerintah provinsi perlu juga hadir dalam memberikan suplemen guna merangsang dan memajukan usahatani kopi arabika gayo.
Begitu juga tanaman pinus, yang selama ini getahnya dibawa keluar, ke depan kami bertekad akan membangun pabrik pengolahan getah pinus untuk menghasilkan gondorukem dan terpentin. demikian pula dengan tanaman tebu yang berada di kecamatan ketol, sudah layak berdiri satu pabrik pengolahan gula pasir untuk menyuplai kebutuhan gula khususnya di provinsi Aceh.

Bapak Gubernur dan hadirin sekalian yang kami hormati,
Peningkatan kesejahteraan masyarakat aceh tengah menjadi prioritas utama dalam pemerintahan kami dalam lima tahun kedepan. peningkatan kesejahteraan masyarakat harus melalui sebuah proses peningkatan jumlah lapangan pekerjaan disemua sektor, penguatan kapasitas life skill (kecakapan hidup) pemuda/i melalui pelatihan dan pemberian modal. harapannya, hal ini akan mengurangi jumlah tingkat pengangguran di aceh tengah, sehingga akan mereduksi angka kemiskinan yang ada di aceh tengah saat ini berkisar pada 16,64%, masih berada di atas rata-rata persentase kemiskinan nasional yaitu 10.64%. melalui program-program kesejahteraan kami akan berusaha menurunkan angka kemiskinan di aceh tengah pada angka 9% hingga 8%, Insya Allah...
Selanjutnya program pemberian lahan sawah dan perkebunan akan kita berikan pada kepala keluarga baru yang kurang mampu dan akan kita sesuaikan dengan lahan yang tersedia di kabupaten aceh tengah.
Kami meyakini, semua program-program harus didukung dengan basis data yang kuat, akurat dan terintegrasi, oleh karena itu kami juga mencanangkan program “baranang data aceh tengah” .

Bapak Gubernur dan hadirin sekalian yang kami hormati,
Jika aceh dikatakan daerah modal, maka aceh tengah merupakan bagian utama dari modal tersebut, sejarah membuktikan ketika belanda melancarkan agresi dan menguasai kembali wilayah indonesia, di belantara wilayah tengah aceh ini suara perjuangan dipancarkan melalui radio rimbaraya menembus angkasa menyatakan bahwa republik indonesia masih ada. kabupaten aceh tengah juga menjadi penyangga utama provinsi aceh, ketika aceh masih terbagi 10 kabupaten dan kota, bahkan dari kabupaten ini sudah terlahir dua anak (aceh tenggara dan bener meriah) serta satu cucu (gayo lues).  perjalanan sejarah tersebut menjadi pijakan yang kuat bagi kami dan seluruh masyarakat aceh tengah untuk menatap masa depan yang lebih cemerlang.

Bapak gubernur yang terhormat, kami siap bersinergi dengan bapak gubernur dan mendukung 15 (lima belas) program unggulan pemerintah aceh, harapan kami, bapak gubernur dapat memperioritaskan program strategis tersebut untuk wilayah kabupaten aceh tengah, kami seluruh masyarakat aceh tengah sangat mendukung hal tersebut.
Perjuangan kami ke depan adalah perjuangan untuk mewujudkan gagasan, kata dan karya yang selama ini telah kami tekadkan.... RASA MUJADI BASA, KATA MUJADI PERI.

Kami ingin lakukan ketiga-nya secara bersamaan membawa gagasan, membawa kata-kata, dan membawa kerja, sebagai landasan untuk membangun aceh tengah menjadi daerah yang diperhitungkan, namun tetap memiliki karakter yang kuat dalam tradisi dan agama.
Bapak Gubernur dan hadirin sekalian yang kami hormati, sebelum menutup sambutan ini, izinkan saya membacakan sebuah puisi karangan bapak ibrahim kadir untuk warga aceh tengah.
terima kasih, berizin
WABILLAHI TAUFIQ WAL HIDAYAH
WASSALAMU`ALAIKUM WR. WB
BUPATI ACEH TENGAH

DRS. SHABELA ABUBAKAR
(Sumber Protokoler Taktis Tim Shafda)

Komentar

Loading...