Perwakilan Pemuda Laporkan Diskriminasi Himne Aceh ke Komnas HAM

IMG_2569

TOSKOMI.COM || Jakarta (15/12) Dengan di buatnya himne Aceh yang di selenggarakan oleh DPRA provinsi Aceh telah banyak menuai pro kontra.

Akibat kebijakan anggota perwakilan rakyat di DPRA ini  membuat sebagian masyarakat Gayo, Alas, Singkil, Klut dan Suku suku Lainya menganggap kebijakan DPRA ini merupakan tindakan yang tidak mencerminkan kebhinekaan.

Atas hal tersebut Pemuda Gayo membuat Aduan ke Komnas HAM prihal tersebut, dengan di terimanya Aduan Tersebut maka Komnas HAM Akan menindak lanjuti Pengaduan Tersebut, dan akan mengkaji di tingkat Komisioner Ham, yg bertempat di Kantor pusat Komnas HAM, jln Latuharhari no 4B, Menteng Jakarta Pusat, dan kita memiliki waktu untuk melengkapi bahan,-bahan. Jakarta 15 Desember 2017,

Isi Aduan yg di laporkan telah Terjadi Diskriminasi Bahasa suku bangsa di Provinsi Aceh, karena Hal ini mengakibatkan Bahasa Bahasa suku lainnya akan tergusur secara sistematis dan masif, pastinya ini akan menjadi pemaksaan di sekolah sekolah.

Dan yang lain nya, bagaimana dengan suku suku lain yg memiliki Bahasa dan budaya Sendiri di Aceh. Hal ini juga akan membuat pembunuhan Karakter indentitas sebagai suku Gayo, hal ini di sampaikan oleh pemuda, Mahasiswa, Gayo yg terhimpun dalam Pemuda Gayo raya.

Kami datang untuk memperjuangkan indentitas, kami datang untuk generasi Kami yg akan tetap memahami dirinya sebagai orang Gayo, tanah yg menjadikan kami lahir dan besar sebagai orang Gayo, teriakan orator yg bergantian di depan kantor Komnas HAM, Jakarta,

Dalam aksi tersebut di warnai dengan menyayikan lagu Indonesia raya, lagu Tawar sedenge, dan doa bersama, lengkap dengan baju kerawang Gayo yg menggambarkan orang Gayo adalah perjuang yg tak mudah di kalahkan dan di tutup dengan Doa bersama. (A23)

Komentar

Loading...