Diduga Pungli Di Tempat Wisata Dermaga Dedalu

IMG_2226

TOSKOMI.COM || Takengon (02/12) Objek wisata Dermaga Dedalu yang baru - baru ini di buka oleh Dinas Pariwisata Aceh Tengah, sangat diminati oleh para pengujung padahal objek wisata tersebut akan rampung diresmikan pada pertengahan bulan 12.

Letaknya yang strategis dan tidak jauh dari pusat kota, membuat wisata dermaga tersebut ramai di kunjungi setiap harinya, menjadikan wisata tersebut trend dikalangan anak muda yang hoby travelling dan berfoto.

Dermaga dedalu tersebut sebenarnya di gratiskan bagi seluruh pengunjung baik dalam daerah maupun di luar daerah, karena dermaga tersebut merupakan milik pemerintah Aceh Tengah yang nantinya akan diberikan kepada masyarakat Desa Dedalu Kec.Lut Tawar untuk di kelola pemuda setempat.

Namun, ternyata di balik kekiniannya objek wisata dermaga baru tersebut timbul inisiatif pungli untuk mengambil keuntungan kepada setiap pengunjung.Yang di pungut per-orangnya Rp.5000 dengan alasan untuk uang kebersihan dermaga.

Para pengunjung yang heran dengan aksi pungli yang meminta uang tanpa memberikan selembar kertas (karcis/tiket), Toskomi.com langsung menanyakan kepada  Munawar Khalil selaku Kabid Dinas Pariwisata Aceh Tengah terkait biaya yang pungut oleh seseorang ibu berbaju putih.

Munawar menyatakan bahwasannya dinas pariwisata tidak pernah memungut biaya bagi siapapun yang ingin mengunjungi dermaga, hanya saja kebersihan lokasi ditekankan untuk setiap pengunjung.

"Itu tidak benar, bagi siapa saja yang ingin berkunjung ke dermaga kami persilahkan tanpa di pungut biaya, saya tekankan untuk setiap pengunjung menjaga kebersihan dan merawat fasilitas di dermaga ini" kata munawar.

Munawar menginginkan bagi yang melihat dan mengetahui, wanita pungli maupun warga pungli lainnya tanpa adanya  tiket resmi ataupun mengatas namakan sebagai pengelola dermaga harap melapor kepada Polisi dan Dinas Pariwisata karena hal tersebut merupakan tindak kriminal yang mencoreng nama dinas pariwisata.

"Semoga hal ini tidak terjadi lagi, saya harapkan bagi pengunjung baik mahasiswa, pelajar dan yang lainnya dapat melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib, karena pungli tersebut merupakan tindak kriminal" Ungkapnya. (E29)

Komentar

Loading...