Semarak Kemerdekaan, Seniman Gayo Ajak Pemerintah Bangkitkan Seni Budaya Kedepan

IMG-20170825-WA0024

TOSKOMI.COM || TAKENGON (25/8) Masih Dalam semarak  memperingati Hut RI Ke 72 di Kota Takengon Para Seniman Gayo akan menggelar kegiatan Live Musik,  Puisi dan Stand Up Comedy yang akan berlangsung pada hari Minggu 26 Agustus 2017 di Jalan Lebekader Simpang Lima tepatnya di Cafe Simpang Lima  Kota Takengon.

Seniman Duan Dan Onot atau sering di kenal dengan DO kepada Tim Toskomi.com  di WRB Coffee Arabilka Shop bercerita akan keperihatinnan nasip seniman yang ada di Tanoh Gayo khususnya di Aceh Tengah, Kota Takengon sendiri.

Hal ini disampaikan Onot salah satu Seniman Ceh Didong yang sering melantunkan Puisi dan Syair dan menyampaikan kata kata Petuah dan Dakwah melalui Didong kesenian Gayo, Jumat, 25 Agustus 2017.

Ia juga  menjelaskan bahwa dengan akan diadakan acara tersebut nantinya dengan tema masih dalam semarak Hut RI Ke 72, dan di mana  juga mengingat bahwa selama ini Seniman Gayo yang ada di Takengon selama ini banyak yang tertidurkan, ujar Onot dengan harapan agar di perhatikan Pemerintah Daerah untuk lebih mengenalkan segala Adat dan budaya gayo melalui Seni yang di miliki daerah.

“Disini di acara yang  akan kita adakan nanti, Kami Duan dan Onot sebagai mana dalam acara ini berharap kesenian ini jangan Mati Roh, maka ada Langendaris Lagendaris Lain yang belum terpanggil saat ini kami minta kepada seorang penyair dan pedendang gayo yaitu Ramlah,  Maya dan yang lain lagi dengan harapan bersatu,  dalam acara ini ada juga pemenang puisi nasional Bintang juhrah, kemudian seorang Budayawan Kahar yang Puitis (Indah),” ucapnya.

“Kami berusaha di gabungkan dalam acara ini walaupun acara kemasanya di Cafe,  nah kami DO sering mengadakan acara seperti ini dengan tujuan agar seniman  Bangkit, kami banyak turun kelapangan dan mensurvei seniman- seniman Aceh Tengah itu banyak seniman seniman dari secara kontes keseluruhan tahun 1938 itu 7 Maestro lagu – lagu, syair – Syairnya hingga hari ini masih banyak didendangkan di negeri ini, Kami Duan dan Onot DO membuat acara dihari ke 72 kemerdekaan ingin bangkit dari ketertiduran selama ini Merdeka,  Sekali merdeka tetap merdeka,” Jelas Onot dengan wajah semangat dan penuh harapan agar Pemeritah daerah betul – betul memperhatikan dan Melestarikan Adat gayo melalui Seniman seniman Gayo yang ada di daerah.

Selain itu , kepada seluruh masyarakat kota Takengon dan Pejabat petingi petiggi di Takengon ini bisa melihat langsung pertunjukan yang akan diadakan nanti, harap dia.

“Bagaimana nantinya nasip seniman- seniman Takengon ini kedepanya,  Di hari merdeka ini Seniman di Tanoh Gayo  semua Merdeka juga. Merdeka!!,” Teriak Dua Seniman Gayo juga Stad Up Comedyan yang ada di Gayo. (A1)

Komentar

Loading...