JK soal Abuse of Power: Tanyalah dengan Pak SBY

Wapres Jusuf Kalla Foto Lamhot Aritonang

TOSKOMI.COM || Makassar (29/7) Dalam jumpa pers setelah bertemu dengan Ketum Gerindra Prabowo Subianto, Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berbicara soal kepemimpinan negara yang tak boleh abuse of poweratau menyalahgunakan kekuasaan. Apa tanggapan Wapres Jusuf Kalla (JK)?

"Ya tanyalah dengan Pak SBY. Saya enggak ada pendapat," kata JK di Universitas Muhammadiyah Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (28/7/2017).

Sebelumnya, SBY melontarkan pesan politik penting untuk penguasa seusai pertemuan dengan Prabowo, Kamis (27/7) malam. SBY mengatakan dia dan Prabowo akan mengawal jalannya pemerintahan sehingga tidak ada penyalahgunaan kekuasaan.

"Power must not go unchecked. Artinya, kami harus memastikan bahwa penggunaan kekuasaan oleh para pemegang kekuasaan tidak melampaui batas, sehingga tidak masuk apa yang disebut abuse of power. Banyak pelajaran di negara ini, manakala penggunaan kekuasaan melampaui batasnya masuk wilayah abuse of power, maka rakyat menggunakan koreksinya sebagai bentuk koreksi kepada negara," ucap SBY di kediamannya, Cikeas, Jabar, Kamis (27/7/2017).

Sementara itu, Presiden Jokowi menegaskan tak ada kekuasaan mutlak di Indonesia.

"Dan perlu saya sampaikan bahwa saat ini tidak ada kekuasaan absolut, kekuasaan mutlak. Kan ada pers, ada media, ada juga LSM, ada juga yang mengawasi di DPR. Pengawasannya kan dari mana-mana. Rakyat juga bisa mengawasi langsung," kata Jokowi.

Jokowi menegaskan semua pihak bisa mengawasi negara, termasuk lembaga swadaya masyarakat (LSM) hingga pers. Para wakil rakyat jelas bisa mengawal jalannya kehidupan bernegara. Pers juga termasuk subjek ampuh yang bisa menjaga demokrasi. (*)

Komentar

Loading...