Dugaan Pungli Di KOMINFO Bener Meriah

Irmansyah Memakai baju Kemeja Putih Kepala KOMIMPO BM

TOSKOMI.COM || Bener Meriah (15/7) Dalam pelantikan bupati terpilih Ahmadi dan Tgk Syarkawi yang di selenggarakan di komplek kantor DPRK bener meriah pada tanggal 14 Juli 2017 menyisakan masalah di kalangan wartawan.

Hal ini terungkap dari salah satu wartawan media cetak yang berdebat dengan kadis komunikasi dan informasi  (KOMINFO) bener meriah yaitu saudara Irmansyah, S.STP,  terkait dugaan pungli dana liputan untuk teman teman pers.

Teman teman pers tidak terima dengan kebijakan kadis KOMINFO Irmansyah, S.STP  yang mengatakan bahwa dana liputan harus bersedia di potong, potongan dana liputan tersebut sangat di luar kewajaran karena mencapai 25 %.

Hal ini terungkap setelah salah satu wartawan media cetak di salah satu surat kabar mengatakan tidak terima dengan kebijakan yang di berlakukan kadis KOMINFO bener meriah yang sangat sewenang wenang. ungkap Mashuri melalui telepon celuler.

Kebijakan kadis KOMINFO bener meriah menurut salah satu wartawan ini merupakan tindakan pungli yang sudah masuk dalam ranah tindak pidana atau korupsi secara terang terangan, kalaupun ada potongan dana untuk liputan itu seharusnya disesuaikan dengan aturan hukum yang berlaluku seperti pajak sehingga hak hak sebagai wartawan ini juga tidak ikut di babat oleh oknum oknum pejabat berdasi.

Sebelumnya beredar surat mosi tidak percaya dari 23 seluruh persatuan wartawan bener meriah dengan membubuhi tandatangan di secarik kertas atas dugaan pungli yang dilakukan kadis komimpo bener meriah terkait dana liputan, surat tersebut di tujukan kepada bupati terpilih bapak Ahmadi dan saat ini surat tersebut di pegang oleh Wartawan Media cetak saudara Mashuri.(D23)

Komentar

Loading...