30 Anggota DPRK “Mati”, Shalat Jenazah pun Dilaksanakan

Masa Shalat Jenazah Di Halaman DPRK Aceh Tengah

TOSKOMI.COM || Aceh Tengah (21/6) Tergabung dari masyarakat kecamatan bintang, kebayakan dan lut tawar menggelar orasi di depan kantor DPRK aceh tengah.

Di dalam aksi tersebut masyarakat yang tergabung dari tiga kecamatan ini menuntut timbunan batu besar yang masih tergantung di atas jalan utung-utung jalan nasiaonal takengon-bintang dalam musibah longsor pada dua bulan yang lalu, agar sesegera mungkin di bersihkan sisa sisa longsoran karena jalan tersebut masih sangat berbahaya untuk di lewati masyarakat maupun wisatawan yang akan melintasi jalan nasional itu

Masyarakat juga menuntut jalan nasiaonal tersebut harus di tangani dengan serius mengingat banyaknya wisatawan yang akan datang berwisata ke danau laut tawar dan masyarakat yang melintasi lokasi longsor tersebut.

Di dalam aksi tadi siang ratusan masyarakat juga menggelar shalat jenazah yang ditujukan kepada pemda dan DPRK, karena mereka anggap pemda dan DPRK telah mati dalam memimpin rakyat.

Dan telah buta hati nuraninya untuk kepentingan rakyat Setelah aksi shalat jenazah tadi siang yang digelar di depan kantor DPRK aceh tengah itu masyarakat kembali ber orasi menyuarakan tuntutannya kepada pemerintah daerah dan anggota DPRK aceh tengah.

Dalam aksi tersebut tampak terlihat perwakilan Pemda yaitu Sekda Aceh tengah sementara Ketua DPRK diduga kabur dan tidak berani menemui masa yang datang dan hanya ada 2 anggota dewan yang berani menemui masa salah satunya adalah wakil Ketua dari Fraksi Nasdem yaitu Wahyudin. (D23)

Komentar

Loading...