Pemerhati Kopi: Kunjungan Bupati Ke Hungaria itu Mubazir

Jeget

TOSKOMI.COM|| Banda Aceh (16/6/2017) - Salah satu pemerhati kopi Khairi Tuah Miko soroti agenda yang dilakukan Bupati Aceh Tengah, Ir Nasaruddin MM melakukan kunjungan ke Hungaria.

Menurut Miko, yang bisa dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Tengah sekarang adalah kampanye kopi di tingkat nasional terkait hilirisasi kopi. Karena dengan melakukan kampanye di dalam negeri, seharusnya angka permintaan bisa meningkat dan harga kopi cendrung bisa ditentukan. sehingga kondisi ini sangat dibutuhkan oleh petani.

Sedangkan menurutnya, mengenai promosi kopi di tingkat Internasional telah dilakukan oleh korperasi / swasta sejah berpuluh-puluh tahun yang lalu. jadi jangan "klaim" bahwa ini dilakukan oleh Pemkab sebutnya.

Menurut Miko yang juga owner disalah satu Coffee Shop kenamaan di Banda Aceh menjelaskan bahwa jika agenda dari Bupati adalah promosi kopi, seharusnya Bupati bisa mempertemukan antara Koperasi  lokal yang ada di Gayo dengan calon pembeli dari luar.

Namun, dengan komposisi yang berangkat kesana (budapest­-red), publik semakin meyakini bahwa Pak Nas pergi dengan tunjuan "nebeng" dengan koprasi-koprasi yang sudah top di dunia internasional yang telah memiliki jaringan buyer disegala penjuru di dunia.

Miko juga menganggap bahwa pertemuan tersebut hanya pameran biasa dan tidak ada yang spektakuler, sehingga kehadiran Bupati plus rombongan sangat riskan untuk dipertanyakan.

Seharusnya sebagai pembina dari pengusaha lokal  ketimbang melakukan kunjungan ke luar negeri, Pak Nas lebih baik fokus dalam pembinaan kapasitas Koperasi-koperasi yang bergerak dalam penjualan kopi  agar tercipta pengusaha-pengusaha baru yang juga dapat langsung mengirimkan barang keluar negeri.

Terkait indikasi geografis menurut Miko, "PR" seorang bupati adalah membuat regulasi tentang perlindungan mengenai komoditas kopi arabika gayo.

Miko menambahan, Kopi Arabika Gayo masih berpotensi untuk dioplos dengan kopi-kopi yang memiliki kualitas lebih rendah yang jelas akan merugikan citra kopi Gayo. Tutupnya.

Tentunya berita ini butuh konfirmasi lanjutan dari pihak Bupati  Kabupaten Aceh Tegah, namun karena mengingat Bupati masih berada Hungaria sehingga konfirmasi ini harus ditunda. namun, pihak redaksi telah mingirimkan email kepada pihak tersebut agar proses konfirmasi berjalan cepat. (Z.80)

Komentar

Loading...