Tanggapan Pak Nas Dalam World Of  Coffee Budapest 2017

nasaruddin live

TOSKOMI.COM|| Budapest  (13/6/2017) - Bupati Aceh Tengah, Ir. Nasaruddin. MM atau yang lebih akrab disapa Pak Nas Menjelaskan dalam rangka kunjungan luar negerinya untuk mengikuti mengituti  World Of  Coffee Budapest 2017 di Hungaria yang merupakan event ke III di Uni Eropa. disenggelakan oleh Spesialty coffee acosiation / Worlds Of Coffee.

Menurutnya, Bagi kita Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah Event Ini sangat penting. terutama  dengan baru terbukanya pangsa pasar untuk uni eropa ini, dimana sebelumnya ke Uni Eropa eksport bahan baku kopi Gayo relatif terbatas.

Hal itu karena belum ada eksport langsung dari Aceh Khususnya Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah, menurunya.

Pak Nas menambahkan Sejak tahun 2015 sebagai tindak lanjut dari pertemuan yang pertama atau pameran pertama kopi di Swedia, ini permintaan langsung dari Buyer kita di Uni Eropa ke eskportir kita ke Aceh Tengah dan Bener Meriah sangat tinggi.

Bahkan beberapa eksportir kita menagalami peningkatan yang sangat signifikan dengan demikian maka kebutuhan kopi kita untuk eksport peluangya semakin besar.

Masih tentang Pak Nas, didalam event expo ini juga banyak hal yang kita bicarakan terutama menyangkut hubungan antara Hulu dan Hilir pemeasaran Kopi. dimana kita sebagai produesen tentu mengharapkan banyak kerja sama yang baik dengan hilir dari pada kopi ini terutama adalah para buyer kita sini.

Secara bertahap banyak hal yang sudah ditampung buyer kita mengatasi kesulitan yang diharapi oleh petani dan juga eksportir  di wilayah Gayo.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Bahwa keberangkatan Pak Nas beserta sederetan pejabat teras Kabupaten Aceh Tengah mendapatkan sorotan dari aktivis daerah berhawa dingin tersebut.

Baca Juga : Aktivis Kecam “Jalan Jalan” Pejabat Aceh Tengah Ke Hungaria

Pemerintah Aceh tengah dan eksportir kopi daerah terkesan berjalan sendiri-sendiri tanpa tersingroniasi. sehingga apa yang dimaksud eksportir juga kadang berbeda dengan apa yang menjadi pemahaman pemerintah Kabupaten Aceh Tengah.

Dalam kesempatan lainya. Mahyudin Salah satu penggiat kopi Gayo yang pernah yang mengantongi pengalaman sebagai sustainable farming menjelaskan bahwa hampir tidak ada kebijakan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah Sekalipun Pemerintah Aceh terkait peningkatan kuantitas dan kualitas kopi bagi petani kopi.

Mahyudin menuturkan "sejauh ini saya tidak pernah melihat adanya paket kebijakan yang dilakukan Pemerintah Aceh, Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah dan Pemerintah Kabupaten Bener Bener Meriah baik itu program jangka pendek, menengah dan panjang".

Mahyudin juga menyesalkan Pemerintah tidak pernah "Open Publik" terkait hal itu. (SD.16/Z.80)

Komentar

Loading...