KPK Sosialisasikan e-LHKPN Kepada 100 Petugas Protokol

KPK ELPHKPN

TOSKOMI.COM|| Jakarta (12/6/2017) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mensosialisasikan penyampaian Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara secara elektronik (e-LHKPN) kepada 100 anggota Protocol Networking Forum di Gedung Merah Putih KPK.

 

Hal ini sejalan dengan diberlakukannya Peraturan KPK No 7 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pengumuman, Pendaftaran dan Pelaporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara, dimana terdapat beberapa perubahan, bila dibandingkan dengan tata cara sebelumnya.

 

Perubahan itu di antaranya, pertama, waktu penyampaian LHKPN. Sebelumnya, para penyelenggara melaporkan tiap dua tahun pada jabatan yang sama, atau saat mutasi, promosi dan mengakhiri jabatan sebagai penyelenggara negara. Dengan aturan baru, kewajiban penyampaian LHKPN dilakukan secara periodik setiap tahun, dengan posisi harta per 31 Desember pada saat pelaporan, dan wajib dilaporkan dalam LHKPN paling lambat 31 Maret pada tahun berikutnya.

 

Kedua, formulir yang digunakan sebelumnya terdapat dua formulir LHKPN yaitu formulir A untuk yang baru pertama kali melaporkan hartanya dan formulir B untuk pelaporan berikutnya. Saat ini, hanya terdapat satu jenis formulir, dan dapat dilaksanakan secara online.

 

Ketiga, media pengumuman, yang saat ini tidak wajib untuk melakukan pengumuman LHKPN pada Berita Negara/Tambahan Berita Negara. Sedangkan untuk pengumuman LHKPN pada papan pengumuman instansi pada peraturan baru diganti dengan media pengumuman resmi instansi/website instansi.

 

Terkait dengan beberapa perubahan itu, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengatakan, maka diperlukan sosialisasi kepada para pihak yang berkenaan langsung ataupun tidak langsung, salah satunya kepada para personel protokol Kementerian/Lembaga/Organisasi/Pemerintah (K/L/O/P).

 

“Hal ini mengingat protokol merupakan informan, penghubung dan pendamping bagi para Pimpinan Kementerian Lembaga yang harus siap dan tahu perkembangan terbaru terkait peraturan termasuk Peraturan tentang LHKPN,” katanya.

 

Saut menambahkan, kegiatan ini di samping bertujuan untuk meningkatkan profesionalitas dan pengetahuan protokol, juga untuk menjalin sinergitas serta membangun jejaring antar protokol di tingkat kementerian/lembaga.(KPK)

Komentar

Loading...