Pak Nas, Ibu Apini dan 3 Pejabat Melancong Pakai Uang Negara

Aktivis Kecam “Jalan Jalan” Pejabat Aceh Tengah Ke Hungaria

Gambar diambil dari Instagram : @apini1757_gayo

TOSKOMI.COM|| Takengon (12/6/2017) - Pejabat Aceh Tengah melakukan kunjungan ke Luar Negeri, Waladan Yoga menyampaikan kepada media ini ada 5 orang pejabat dan istri Bupati yang melakukan kunjungan ke Luar Negeri (Hungaria, Budapest).

5 pejabat yang dimaksud adalah Bupati Aceh Tengah Nasaruddin, MM., Apini, Drh. Rahmadi Kadis Pertanian, Syukurudin Kadis Perindustrian dan Perdagangan dan Mustafa Kamal Kabag Humas Aceh Tengah.

Yang menarik kata Aktivis ini, selain pejabat daerah yang ikut berangkat terdapat nama ibu Apini, Apini diketahui adalah Istri dari Bupati Nasaruddin, belum diketahui Apini berangkat atas lembaga apa, tapi menurut aktivis ini ibu Apini mungkin berangkat atas nama Dekranasda Kabupaten Aceh Tengah.

"karena mewakili lembaga Dekranasda, kemungkinan ibu Apini juga berangkat keluar Negeri mengguganakan anggaran dari APBK, kalau pergi atas nama sendiri tidak mungkin ibu Apini bisa berangkat, menurut kita seperti itu" kata Waladan.

Yang menarik selanjutnya adalah keberangkatan Syukurudin (Kadis Perindustrian dan Perdagangan Aceh Tengah), diketahui Syukurudin baru menjabat sebulan sebagai kadis Perindustrian dan Perdagangan, menariknya beliau berangkat mewakili Dinas Perindustrian dan Perdagangan atau mewakili Dinas Pemuda, Pariwisata dan Olahraga pos yang ditinggalkannya, karena hitungan kita tidak mungkin secepat itu d proses perjalanan dapat dilakukannya, apalagi baru menjabat sebulan, ini menjadi tanda besar tanya bagi kita.

Kunjungan ini dianggap sebagai pemborosan uang rakyat dan tidak bermanfaat, dituding kunjungan kunjungan keluar negeri tidak banyak membawa perubahan bagi Tanah Gayo, selalu saja seperti itu setelah melakukan kunjungan ke luar negeri kita tidak tahu realisasi apa yang dapat diterapkan di tanah Gayo, kesimpulan kita agenda kunjungan keluar negeri murni kegiatan jalan jalan, mumpung masih ada jabatan.

Soal dana keberangkatan, Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Tengah harus dijelaskan kepada publik, berapa dana APBK yang dihabiskan untuk kegiatan ini dan dari pos mana saja yang diambil. Pejabat yang berangkat juga harus memberi pertanggungjawaban kegiatan kepada Rakyat Aceh Tengah.

Soal administrasi keberangkatan, pejabat daerah keluar negeri harus ada izin terlebih dahulu dari Pejabat atasannya, kita yakin izin itu sudah ada dan itu sifatnya administrasi semata serta bisa diurus kapan saja, yang kita soroti dan kita yakini kunjungan pejabat Aceh Tengah tersebut sama sekali tidak ada manfaatnya.

Jikapun keberangkatan 5 pejabat tersebut untuk menghadiri kegiatan kopi, lalu mana kebijakan pemerintah yang pro terhadap Kopi Gayo? kegaiatan Kopi dari hulu sampai hilir kopi Gayo berjalan secara alami, selamat ini para Petani dan pengusaha kopi bisa bertahan sendiri.

Memang bagus jika pemerintah mau ambil bagian dan merumuskan kebijakan, lalu apakah dengan keluar Negeri dulu baru kebijakan bisa dilahirkan?

Diketahui Pejabat Aceh Tengah berangkat keluar negeri dalam rangka menghadiri kegiatan Spesialty coffee acosiation / Worlds Of Coffee. (Way)

Komentar

Loading...