Niat Menolak Qanun Aceh No.10 Tahun 2016, DPRK Aceh Tengah Gelar Rapat Kerja

Rapat Kerja

TOSKOMI.COM|| Takengon (7/6/2017) – DPRK Aceh Tengah melakukan rapat kerja terkait Penolakan Qanun Aceh No. 10 Tahun 2017 Tentang Pengelolaan Dana Migas dan Otsus yang dinilai telah merugikan daerah.

Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua DPRK Aceh Tengah, Naldin serta dihairi puluhan anggota DPRK Aceh Tengah.

Menurut pantauan Toskomi.com mayoritas Anggota DPRK Aceh Tengah menolak Qanun tersebut dengan bermacan dalih  dengan kedok merugikan rakyat. Namun, tidak satupun dari Anggota Rapat tersebut yang bisa menerangkan kenapa materi Qanun Aceh No 10 Tahun 2016 tersebut ditolak.

Syirajuddin AB misalnya sempat menanyakan kepada perserta rapat. Kenapa Qanun Tersebut harus ditolak. Dan apa dasar hukum penolakan tersebut.

Disisi lain menurut Taqwa bahwa untuk menolak Qanun tersebut tidak boleh dilaksanakan dalam rapat kerja, namun harus Paripurna sebagai pengambilan keputusan tertinggi Dewan.

Senada dengan Syirajuddin AB, Salman ST juga masih bingung dengan rapat kerja yang dihadapinya. “tidak ada satu lembar kertas pun bahan tentang Qanun Aceh 10 Tahun 2017 jadi apa yang harus ditolak” ujarnya

Salman menambahkan bahwa untuk melanjutkan rapat kerja tersebut harus dihadiri oleh pihak Eksekutif yang telah melakukan koordinasi dengan seluruh Kabupaten/Kota – Se Aceh dalam  Forum Komunikasi Pemerintah Kabupaten/Kota se-Aceh (FKKA) (8/4/2017) terkait penolakan terhadap Qanun Nomor 10 Tahun 2016 yang dimoderatori oleh Ir. Nasaruddin. MM (Bupati Aceh Tengah).

Sampai Rapat Kerja disekor (12:00 WIB) belum ada hasil rapat yang dihasilkan. (Z.80)

Komentar

Loading...