Terkait Pertemuan Nurul Akmal Dengan Pemuda Gayo,

Thayeb loh Angen : Bilang Pada Orang-Orang Itu, Kalau Tidak Bisa Memahami Kalimat-Kalimat Lengkap, Belajar Dulu.

Thayeb loh Angen

TOSKOMI.COM || Banda Aceh (2/6) Terkait kedatangan Nurul Akmal ke dataran tinggi gayo tadi malam di cafee datu kupi dan kedatangan Nurul sempat didampingi oleh Aktivis atau pemuda gayo seperti Mahyuddin dan kawan kawan.

Hasil dari pertemuan tersebut Nurul Akmal mengatakan bahwa dia tidak pernah menyampaikan kepada wartawan portalsatu bahwa diriny sebagai Duta Kopi Gayo Aceh untuk eropa, seperti yang di tulis Thayeb loh Angen. “Nurul Akmal Akmal Duta Kopi Gayo Aceh Untuk Eropa”.

Nurul menjelaskan bahwa tulisan di portalsatu yang di tulis oleh Thayeb loh Angen hanya sebagai imajinasi penulis saja.

Toskomi.com meyangkan pertanyaan “ Ass, Pak thayeb kami ingin konfirmasi lagi tekait pernyataan ibuk Nurul Akmal yang mengatakan bahwa dia bilang soal tulisan di portalsatu.com itu adalah imajinasi dari penulis berita, bagai mana menurut pak thayeb”....?

Jawaban pak Thayeb  “Saya tidak mendengar Kak Nurul bilang begitu pada rekan-rekan di sana, karena saya tidak di tempat itu. Tapi saya sudah baca berita tersebut, juga telah menanyakan padanya apa yang sebenarnya ia sampaikan di sana. Da beberapa bagian yang tidak sesuai, tapi tidak apa. Biarkan saja. Setelah itu saya baru memahami bahwa masalah yang orang Gayo keberatan adalah klaim Nurul Akmal sebagai duta kopi. Tentang itu sebenarnya di dalam tulisan saya yang dipermasalahkan, telah kusebutkan itu duta kopi yang bagaimana? Entah saya salah menyusun kalimat entah pembaca salah memahami maksudnya, saya kurang yakin. Namun saya tidak tahu apa yang mendasari orang membikin petisi menolaknya (menolak sesuatu yang tidak ada). Maksudnya, duta kopi yang mereka maksudkan dengan yang dimaksudkan di dalam tulisanku itu adalah sesuatu yang berbeda”... ada lagi?

Lalu toskomi.com melayangkan pertanyaan kedua … “Kak Nurul Bilang bahwa dia tidak Pernah Bilang Kalau dia Duta Kopi, lantas Kenapa di media di sebutkan Sebagai Duta Kopi..? Terus kak Nurul Bilang Tulisan di media itu adalah imajinasi penulis nya saja”...?

Dan ini jawaban Thayeb  selanjutnya …“itu di alinea pertama jawabannya (((Saya tidak mendengar Kak Nurul bilang begitu pada rekan-rekan di sana, karena saya tidak di tempat itu. Tapi saya sudah baca berita tersebut, juga telah menanyakan padanya apa yang sebenarnya ia sampaikan di sana. Da beberapa bagian yang tidak sesuai, tapi tidak apa. Biarkan saja”.))

Dan toskomi.com mencoba memperjelas pertanyaan berikutnya “berarti Kak nurul yang menyampaikan langsung ke bapak kalau dia terpilih sebagai duta kopi gayo aceh untuk eropa”....?

Kemudian Thayeb menjawab pertanyaan terakhir toskomi.com melaui pesan Mesenger “Sebenarnya, tentang Nurul Akmal sebagai duta kopi untuk Eropa, itu seprti di tulisan saya di portalsatu.com. Itu saya yang tulis, dan itu benar. Sesuai dengan kode etik jurnalistik, kalau ada yang bilang tidak sesuai maka dia jurnalis seperti apa?

Duta kopi yang dimaksudkan di dalam tulisanku tersebut adalah hanya sebutan karena kerja-kerja, bukan duta dalam artian yang dipahami oleh umum, yang ada pemilihan dan sebagainya.Kalau duta seperti yang dianggap umum itu, Nurul Akmal pun tidak sudi, itu bukan level dia. Hehe.

Bilang pada orang-orang itu, kalau membaca tulisan itu harus lengkap, dan harus bisa memahami kalimat-kalimat filosofisnya, kalau tidak bisa memahami kalimat-kalimat lengkap, belajar dulu". Ungkap Thayeb  melalui pesan messenger setalah shalat jum’at 2 juni 2017.(D23)

 

Komentar

Loading...