Administrasi Keuangan Banyak Bocor Dana Korupsi Cetak Sawah Baru dan Dana Mesjid Tetap Mentereng

Waladan Yoga : WTP Aceh Tengah dan Bener Meriah Harus Dibuktikan Dengan Mempublis Hasil Pemeriksaan BPK…?

Waldan Sedang Memandang Mobil Dinas Bardan Sahidi Pakai Plat Hitam

TOSKOMI.|| Takengon (30/5/2017). Penggiat Anti Korupsi Gayo, Waladan Yoga anggap keberhasilan Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah yang memperoleh status Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI (29/5/2017), penuh dengan kepalsuan.

Sebagaimana diketahui Kabupaten Aceh Tengah telah memperoleh 8 kali WTP, sedangkan Kabupaten Bener Meriah penghargaan kali ini yang ke 3 kalinya.

Hal ini menurut Waladan akibat terjaringnya Auditor BPK dalam  Oprerasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK beberapa waktu lalu.

Waladan mengganggap WTP yang diberikan selama ini tidak berbanding lurus dengan kinerja pemerintah Aceh Tengah dan Bener Meriah yang menurutnya masih bobrok.

Menurut pria kelahiran Ramung ini juga Pemerintah Aceh Tengah dan Bener Meriah gagap untuk transparan terhadap penggelolaan anggaran daerah.

Walaupun jelas WTP tidak menjamin Pemerintah bersih dari korupsi, Waladan tetap mencontohkan sepanjang tahun 2016 dan 2017 banyak pejabat di Aceh Tengah dan Bener Meriah yang terjerat kasus korupsi dan sudah disidangkan di pengadilan tipikor Banda Aceh, contoh kasus korupsi dana Masjid dan rumah bantuan di Bener Meriah dan cetak sawah baru di Aceh Tengah.

Seharusnya menurut Waladan, status WTP yang diberikan kepada mereka merupakan aip yang tidak perlu diterima, karena didaerah yang mereka pimpin terjadi banyak masalah.

Waladan Haqqul Yakin  bahwa WTP yang diperoleh Aceh Tengah dan Bener Meriah kita anggap sebagai WTP dengan status penuh kepalsuan.

Wadan juga berharap BPK juga kita minta harus transparan terkait hasil pemeriksaan dan temuannya, apapun hasil pemeriksaan dan temuan BPK harusnya dapat dipublikasikan dengan serta merta agar publik tidak menaruh rasa curiga.(Z.80)

Komentar

Loading...