Terkait Mutasi Eselon II dan Eselon III

Awan Din: Nasaruddin Tidak Punya Orientasi

IMG_4635

TOSKOMI.COM|| Takengon (19/5/2017). Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Aceh Tengah, Syiradjuddin AB alias Awan Din menyayang kan Mutasi yang dilakukan Bupati Aceh Tengah Ir. Nasaruddin MM terhadap beberapa Eselon II dan Eselon III yang dilakukan pagi tadi (19/5/2019).

Awan Din mencontohkan, Seorang Erwin dalam setahun terakhir ditempatkan di 3 SKPK yang berbeda. Tentunya menurut dia, tidak akan mungkin SKPK tersebut akan fokus terhadap orientasi kerja yang dihadapinya.

Publik juga harus mengetahui apa penyebab misalnya Khairuddin (mantan Kadis PU-red) biderhentikan dari jabatan, apakah ada kegiatan yang tidak diawasi atau alasan yang lainya. Tidak serta-merta menggantikan begitu saja, apalagi karena urusan Pilkada yang lalu.

Baca Juga: Nasaruddin Ganti Pengelola "Tambang Emas" Aceh Tengah.

“Pak Nas tidak memiliki target, karena orientasinya tidak ada. Sehingga sulit untuk mengukur tingkat keberhasilan Pak Nas” tambahnya.

Proyek pembangunan Kota Terpadu Mandiri (KTM) Ketapang Nusantara I dan II misalnya menurut Awan Din yang menghabiskan anggaran 43 Milyar. Namun tidak ada feedback yang dihasilkan Peternak apalagi pemerintah daerah terhadap proyek tersebut. Ini adalah contoh kecil Bahwa Pak Nas tidak memiliki orientasi dalam mengambil kebijakan sehingga kebijakan yang diambil sering trouble. sehingga pantaslah kita menilai kepemimpinan Aceh Tengah dibawah Ir. Nasaruddin MM ini GATOT (Gagal Total-red).

“Pak Nas hanya ingin menunjukan kepada publik bahwa ini orang saya dan yang itu bukan orang saya” Ujar Awan Din dengan nada kesal.

Menurut Awan Din, sebagai seorang tokoh, seharusnya Pak Nas tidak perlu menunjukan sikap yang seperti itu, mengingat masa jabatan yang hanya tinggal hitungan bulan lagi.

Lebih lanjut menurut Awan Din, Secara Politik Pak Nas telah menciptakan musuh-musuh baru bagi dirinya sendiri. Padahal, Sebagai seorang yang potensial mewakili Gayo ke Senayan sangat penting menjaga citra diri apalagi saat dipenghujung masa jabatan saat ini.

Seharunya Pak Nas menempatkan SKPK sesuai dengan bidang dan keahlian serta Track record dari pejabat tersebut. Sehingga Pembangunan Aceh Tengah kedepan memiliki target. (Z.80)

Baca Juga: Arwin Mega: Mutasi Dilakukan Dengan Nuansa Emosional

Komentar

Loading...