13 Tahun Telah Berdiri, Ternyata Bener Meriah Belum Memiliki Hotel

Yan Budianto

TOSKOMI.COM|| Redelong (18/5/2017). Tren rapat di kota yang memiliki Bandara sekaligus Hotel kini mulai diminati oleh dinas-dinas di Indonesia. Namun, belum bisa dimanfaatkan oleh Kabupaten Bener Meriah.

Hal itu disampaikan Kepala Bandara Rembele, Yan Budianto. Menurut Yan Budianto Kabupaten Bener Meriah Belum memiliki fasilitas Hotel untuk menunjang Rapat rapat yang lintas kabupaten dalam wilayah Indonesia.

“Saat ini Pemerintah Pusat lagi trend mengadakan rapat koordinasi di kota Kabupaten yg memililiki sarana bandara dan hotel seperti Kota Batu di Jawa Timur, Brastagi dll” Ujar Yan Budianto.

Pernyataan Yan Budianto tersebut bukan tanpa alasan mengingat Kabupaten Bener Meriah sudah berdiri lebih dari 13 Tahun lamanya.

“Andaikan dataran tinggi Gayo sudah memeliki fasilitas infrastruktur hotel yang memadai tentu dapat ditawarkan menjadi tempat penyelenggaran rapat-rapat tersebut”. Tambah Yan Budianto

Yan Budianto berharap semoga 3 atau 5 tahun kedepan, Bener Meriah sudah memiliki hotel tersebut.

Senada dengan Yan Budianto, Satria Darmawan sebagai aktivis sosial Bener Meriah berharap kedepan Pemerintahan Ahmadi dan Abuya bisa mengundang Investor untuk membangun Hotel di Bener Meriah.

Satria Darmawan menjelaskan Gayo memiliki potensi untuk menjadi The Best Adventure Destination. Untuk menjadikan Bener Meriah sebagai tujuan wisataman, Bener Meriah selain membuat Event spektakuler juga harus didukung sarana seperti Hotel, sedangkan mengenai Sumber Daya Alam untuk The Best Adventure Destination Bener Meriah punya potensi seperti Arung jeram seperti Wih Kanis dan Samar Kilang.

Ahlaz Zikri juga sepakat dengan Satria. Menurut pria yang akrap disapa Zikri ini, salah satu hal yang menghambat investor masuk ke Bener Meriah adalah tumpang tindihnya kepemilikan lahan seputaran Bandara Remle.

“Investor itu butuh kepastian, tumpang tindih lahan yang terjadi di seputaran Bandara Rembele akan memberikan sinyal negative ke investor sehingga membuat investor enggan investasi disana” Ujar Zikri.

Zikri juga menyoroti Banyaknya kegiatan Pemkab Bener Meriah yang harus dilakukan di Aceh Tengah karena tidak adanya Hotel di Bener Meriah. Menurutnya ini sektor swasta juga melihat peluang bisnis tersebut. dan juga mempercepat pembangunan Kabupaten Penghasil Kopi terbesar tersebut.(D.24)

Komentar

Loading...