Dailami Aci Marah : Tidak ada permisi, Kebun masyarakat di kerok pohon kopi bertumbangan

Dailami Aci Eks GAM : Aktifitas Perushaan BUMN (PT.NK) Resahkan Warga Kecamatan Pegasing, ISPA Akan Menyerang Balita Dan Orang Tua

Dailami Aci

TOSKOMI. COM || PT. Nindya Karya (NK) “Meberikan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan adalah salah satu perhatian utama (NK), kesuksesan sesuai prospek kami adalah mampu memberi yang lain, untuk bisa membuat kesuksesan orang lain adalah kesuksesan kami.

Kegiatan CSR kami seperti mendanai usaha kecil dan mikro, memberikan perawatan gratis ke lingkungan sosial kita, dan sebagainya Nindya selalu berupaya menyeimbangkan pertumbuhan perusahaan (bisnis) dengan kepedulian sosial, dan terhadap lingkungan alam yang lestari. 

Kami telah menerapkan Standar Internasional untuk Kualitas, Keselamatan dan Lingkungan ke sistem kami, untuk memastikan bahwa kami akan selalu memberikan yang terbaik kepada orang lain. Untuk bisa memberi yang lain (sosial) dan menjadikannya sukses adalah kesuksesan kita (ini adalah kutipan asli dari situs PT.NK )

Namun apa yang menjadi tujuan perusahaan Negara ini ternyata tidak sesuai seperti apa yang di ucapkan, salah satu contoh adalah program pembangunan jalan di lintas Takengon – Isaq kilometer 13. PT. Nindya Karya (NK) saat ini tengah melakukan peningkatan jalan dan para pekerja sedang menggali untuk pelebaran badan jalan yang berstatus jalan nasional tersebut.

Ternyata aktifitas perusaan anak negara ini tenyata telah membuat warga yang berada di sepanjang kampung pedekok kecamatan pengasing dan sekitrnya menjadi resah akibat polisi seperti abu yang berterbangan akibat mobil para pekerja yang melintasi perkampungan tersebut.

Dailami Aci yang merupakan mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) ini juga berdomisili di kampung yang tidak jauh dari aktifitas pembangunan jalan tersebut ikut berang, atas tindakan Perusahaan ( NK ) tersebut pasalnya kebun milik Aci juga terkena pelebaran jalan dan menyebabkan pohon kopi Aci dan warga lainya bertumbangan.

Aci menambahkan lagi bahwa sebelumnya perusahaan ini tidak ada berkoordinasi dengan masyarakat maupun kepala desa atas pembangunan jalan yang mengorbankan kerbun kopi masyarakat, bagi kami kebun kopi ini adalah tulang punggung penghidupan masyarakat jadi jangan sembarangan perusahaan yang membangun jalan bekerja se enaknya saja.

Belum lagi masalah polusi yang di timbulkan oleh perusahaan NK ini yang mengakibatkan warga panik dengan debu yang berhamburan, kami khawatir anak kami dan orang orang tua kami akan terkena penyakit inpeksi saluran pernapasan akut (ISPA) tandas Aci yang juga merupakan Anggota FORKAB Bener Meriah.

Kami akan meminta pertanggungjawaban NK atas efek dari aktiftas kegiatan mereka terhadap masyarakat kami ini, kalau NK tidak bertanggungjawab kami akan Stop pembangunan jalan ini, tutup orang yang berkepala plontos ini. hingga berita ini di terbitkan tim toskomi.com belum dapat mengkonfirmasi pihak PT. NK (D23)

 

Komentar

Loading...