Praktik “KORUPSI” Menjelang Pengesahan APBK Gayo Lues

zulkifli-intelektual-muda-gayo-lues

TOSKOMI.COM || Gayo Lues, (8/12) Gagalnya rapat pengesahan APBK Gayo Lues pada 30 November Kemaren membuat sejumlah kalangan prihatin. Kondisi itu membuat tudingan miring kepada eksekutif maupun legislatif. Eksekutif dianggap tidak mampu menjalankan amanah untuk menyusun anggaran. Sedangkan DPRK Gayo Lues dinilai mementingkan kepentingan politiknya, hal ini di sampikan oleh Zul Pining “ Belum di sahkanya APBK Gayo Lues sampai saat ini merupakan cerminan tidak sehatnya pengelolaan Pemerintahan Daerah Gayo Lues, dimana Eksekutif dengan Legislatif belum menemukan kesepahaman yang menyebabkan rakyat di rugikan, dengan tidak di sahkanya APBK Gayo Lues” ujarnya.

Intelektual muda Gayo Lues ini mengatakan, “ jika alasanya karena PP 18 tahun 2016 tentang banyaknya perubahan SOTK baru merupakan sikap tidak tepat, karena kabupaten Lain di Aceh mampu membahas tepat waktu seperti Aceh Jaya, Aceh Selatan dan aceh Barat kenapa Gayo Lues tidak bisa..?” imbuhnya, dilajut oleh Zulkifli yang akrab di panggil Zul Pining Ini “akibat yang timbul dari keterlambatan ini, selain dari Gaji Penyelenggara Daerah, juga berimbas kepada pembangunan, lagi lagi siapa yang rugi ya masyarakat” tegasnya

Ia menambahkan, “jika memang karena adanya perbedaan pandangan politik, menjelang PILKADA 2017 antara mayoritas Legistatif dengan eksekutif, tentunya para elit di Gayo Lues harus subjektif dalam menilai APBK ini. Jangan sempat karena beda pandangan politik Rakyat Yang di Korbankan” tambahnya.

(sumber : baranewsaceh.co)

Komentar

Loading...