Masa “BANJIRI” Pengukuhan TIM Srikandi SHAFDA di Silih Nara

img_8307

Toskomi.com || Aceh Tengah– Silih Nara, Selasa (15/11), Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, Shabela Abubakar dan Firdaus sukses menggelar deklarasi sekaligus pengukuhan Tim Relawan dan Srikandi di Kecamatan Silih Nara dengan jumalah massa yang hampir dipastikan telah mewakili seluruh kecamatan Silih Nara Kabupaten Aceh Tengah.

Deklarasi pasangan “SHAFDA” yang diselenggarakan di kecamatan Silih Nara menjadi Lautan manusia tumpah ruah di tempat pelaksanaan deklarasi tersebut, tampak jelas bila dilihat Lewat kamera yang mengabadikan acara tersebut, membludaknya masyarakat yang menghadiri deklarasi "SHAFDA" terlihat begitu nyata.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah aktif berpartisipasi dalam menyukseskan deklarasi “SHAFDA” dengan Nomor Urut ( 5 ) saat ini. Terkhusus kepada masyarakat di di Kecamatan Silih Nara yang benar-benar terlibat aktif, serta aparat Kepolisian yang dengan sigapnya mengamankan jalannya deklarasi,” kata pihak penyelenggara deklarasi “SHAFDA”, Syirajuddin AB Sebagai Anggota DPRK Aceh Tengah sekaligus Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) Aceh Tengah. Seperti diberitakan toskomi.com

Di sisi lain, deklarasi “SHAFDA” di Kecamatan Silih Nara sempat menimbulkan kemacetan kendaraan. Tak tanggung-tanggung, kendaraan yang melintasi jalan terlihat padat merayap, baik dari arah Takengon maupun dari arah Kecamatan Ketol..

Selain menyimak orasi politik dari Kandidat Pasangan Calon Bupati Nonor Urut 5 “SHAFDA” yang di Usung partai PDI-P Dan PAN Kabupaten Aceh Tengah.

Di sela sela acara Turut hadir Bapak Ir. Tagore Abubakar, anggota DPR RI dari Praksi PDI-P yang mewakili dan meliputi daerah pemilihan Aceh Tengah dan Bener Meriah juga menyampaikan Orasi Politiknya untuk menggugah hati masyarakat bahwa ajang pesta demokrasi ini adalah wujud untuk menuju perubahan yang hakiki.

Orasi politik oleh Bapak Ir. Tagore Abubakar telah membakar semangat masyarakat karena orasi politik tersebut menekankan pada sikap masyarkat yang selalu “GOLPUT” dan Jual Beli Suara, Akibat Dari dua penyakit yang berkepenjangan ini dapat membuat Daerah dan PEJABAT semakin menjadi kan dia untuk tambah percaya diri melakukan kejahatan seperti Korupsi Dan lain sebagainya, “Sebut Tagore Abubakar”.img_8308

Komentar

Loading...